Advertisement
Kabar Ekonomi Kabar Kesehatan Kabar Nasional Kabar Pemerintahan
Home » Mimika Belum Terapkan Menu Nonberas dalam Program MBG, Satgas Pilih Fokus Evaluasi

Mimika Belum Terapkan Menu Nonberas dalam Program MBG, Satgas Pilih Fokus Evaluasi

MIMIKABERKABAR.COM– Pemerintah Kabupaten Mimika belum akan mengikuti langkah Kabupaten Nabire yang mulai menyajikan menu tanpa nasi selama dua hari dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Saat ini, pemerintah daerah memilih memusatkan perhatian pada evaluasi pelaksanaan program sebelum melakukan inovasi terhadap menu makanan.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Mimika yang juga Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, mengatakan setiap perubahan dalam pelaksanaan program harus melalui pertimbangan yang matang agar tidak mengurangi tujuan utama pemenuhan gizi bagi para siswa.

Menurutnya, penggunaan bahan pangan lokal sebagai sumber karbohidrat merupakan gagasan yang baik karena dapat mendorong pemanfaatan hasil pertanian masyarakat. Namun, penerapannya di Mimika masih membutuhkan pembahasan lebih lanjut.

“Kami melihat kebijakan itu sebagai hal yang positif, tetapi saat ini perhatian kami masih tertuju pada pelaksanaan MBG yang sedang berjalan. Kami ingin memastikan seluruh prosesnya berjalan baik sebelum mengambil langkah berikutnya,” ujar Emanuel, Rabu (8/7/2026).

MAITUA Diluncurkan, Pemkab Mimika Ingin Data Antar-OPD Terintegrasi dan Jadi Dasar Kebijakan

Ia menjelaskan, selain mempertimbangkan ketersediaan bahan pangan lokal, pemerintah juga harus memperhatikan pola konsumsi peserta didik. Hal tersebut dinilai penting agar menu yang disajikan tetap diminati dan mampu memenuhi kebutuhan gizi anak.

Evaluasi yang sedang dilakukan juga mencakup kualitas pelayanan, distribusi makanan, hingga tingkat penerimaan siswa terhadap menu yang selama ini diberikan.

Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan kebijakan lanjutan.

“Kalau nantinya hasil evaluasi menunjukkan penggunaan pangan lokal bisa diterapkan dengan baik dan diterima oleh anak-anak, tentu itu dapat menjadi salah satu pilihan. Tetapi keputusan itu harus melalui kajian yang komprehensif,” jelasnya.

Emanuel menambahkan, Pemkab Mimika mendukung upaya pemanfaatan komoditas lokal sepanjang tidak mengurangi kualitas gizi dalam Program Makan Bergizi Gratis.

Pemkab Mimika Siap Tarik Puluhan Mobil Dinas Mantan Pejabat

Menurutnya, kebijakan yang diambil harus memberikan manfaat bagi peserta didik sekaligus membuka peluang bagi petani dan pelaku usaha lokal.

“Yang menjadi prioritas kami adalah keberhasilan program ini. Inovasi tetap terbuka, tetapi harus dipastikan mampu meningkatkan kualitas layanan dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas,” tutupnya.(Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
× Advertisement
× Advertisement