MIMIKA BERKABAR – Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanbun) Mimika telah melakukan langkah nyata untuk mendukung petani dengan memberikan 12 unit mesin penggiling padi melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perubahan.
Mesin tersebut diberikan kepada 10 kelompok petani di enam distrik, dan dampaknya sudah terasa positif serta memuaskan.
“Kami sudah beritakan, kesetiap kelompok tani, mereka sudah pakai, sudah giling, ini bagus hasilnya,” ungkap Alice Irene Wanma, Kepala Distanbun Mimika, pada Selasa (9/12/2025).
Bantuan mesin penggiling ini diharapkan dapat mempercepat proses pasca-panen, mengurangi beban kerja petani, dan meningkatkan kualitas beras yang dihasilkan hal yang langsung berdampak pada pendapatan mereka.
Tak berhenti pada bantuan alat, Distanbun juga menetapkan target ambisius untuk tahun depan yaitu menanam padi seluas 2000 hektar di sawah dan ladang padi gogoh yang tersebar di empat distrik.
Untuk mencapai target ini, dinas telah mulai mencari sumber benih padi berkualitas (CPCL) sejak tahun ini, yang menjadi dasar penting untuk memastikan produktivitas panen yang optimal. Hingga tahun 2025, areal tanam padi ladang di Mimika telah mencapai hampir 50 hektar.
Selain mesin penggiling, Distanbun juga terus memberikan bantuan pupuk dan menggelar sekolah lapang untuk petani di 6 distrik.
Semua upaya ini saling terhubung dan bertujuan sama yaitu mewujudkan swasembada pangan di Mimika, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri dan meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan. (red)























Komentar