MIMIKA BERKABAR.COM– Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Bagian Ortal Sekretariat Daerah mengadakan sosialisasi tata naskah dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika tahun 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “Optimalisasi Tata Naskah Dinas sebagai Wujud Peningkatan Akuntabilitas Kinerja dan Tertib Administrasi” ini berlangsung di Hotel Grand Tembaga pada Selasa (19/5/2026).
Dalam sambutannya, Staf Alih Bupati Bidang Pemerintah, Politik dan Hukum, Yohana Paliling, menegaskan bahwa tata naskah dinas bukan sekadar urusan administrasi surat-menyurat, melainkan cerminan wajah birokrasi pemerintahan.
Menurutnya, keseragaman dan ketertiban dalam dokumen resmi menjadi indikator profesionalisme, kedisiplinan, serta kualitas tata kelola pemerintahan yang baik.Di tengah dinamika regulasi dan perkembangan teknologi informasi tahun 2026, tuntutan akan pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel semakin mendesak.
Yohana menyoroti masih adanya perbedaan format surat, penggunaan lambang yang tidak seragam, hingga ketidakteraturan nomor surat antar perangkat daerah.
Hal-hal sederhana ini, kata dia, berdampak besar terhadap legalitas, akuntabilitas, dan citra pemerintah di mata masyarakat.Oleh sebab itu, penataan tata naskah dinas harus menjadi perhatian bersama, karena setiap dokumen resmi bukan hanya arsip administrasi, tetapi juga bentuk pertanggungjawaban institusi kepada masyarakat dan negara.
Yohana menekankan tiga poin utama dalam sosialisasi ini. Pertama, standardisasi: seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus memiliki pemahaman yang sama dalam menyusun surat biasa, surat keputusan, nota dinas, hingga instruksi.
Kedua, profesionalisme ASN: tata naskah yang baik mencerminkan kualitas aparatur, sehingga seluruh ASN di lingkungan Pemkab Mimika diminta terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi.
Ketiga, implementasi nyata: hasil sosialisasi tidak boleh berhenti di teori, tetapi harus diterapkan dalam tugas sehari-hari untuk membangun budaya birokrasi yang disiplin, tertib, cepat, tepat, dan bertanggung jawab.
Kepada para narasumber, Yohana meminta agar ASN dibimbing dengan teknis yang benar sesuai aturan berlaku. Sementara kepada peserta, ia meminta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, dan mendalami pemahaman.
Ia berharap setelah kegiatan ini tidak ada lagi kesalahan mendasar dalam penyusunan dokumen dinas di masing-masing instansi.
Dengan memohon petunjuk Tuhan Yang Maha Kuasa, Yohana Paliling secara resmi membuka sosialisasi tata naskah dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika tahun 2026.
Ia menutup denga n harapan agar Tuhan memberkati niat baik, pengabdian, dan kerja keras bersama demi pelayanan terbaik kepada masyarakat Mimika. (Red)

























Komentar