MIMIKA BERKABAR – Pemerintah Kampung Mawokauw Jaya, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, saat ini tengah berkomitmen untuk mengatasi masalah kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan dan penanggulangan malaria.
Salah satu langkah konkret yang diambil adalah pembagian kelambu pada warga untuk melindungi mereka dari gigitan nyamuk pembawa penyakit malaria.
Mariana Ansek, seorang kader malaria di Kampung Mawokauw Jaya menjelaskan bahwa kelambu yang dibagikan terbagi berdasarkan data keluarga yang terdaftar.
“Pembagian kelambu ini dilakukan di beberapa RT di kampung kami, yaitu RT 1, RT 2, RT 3, RT 4, dan RT 6,” ujar Mariana.
Sebanyak 100 kelambu telah dibagikan untuk 86 Kepala Keluarga (KK) di RT 1. Di RT 2, sebanyak 50 kelambu dibagikan untuk 25 KK, sementara di RT 3 serta RT 4, masing-masing juga mendapatkan 50 kelambu. Begitu pula di RT 6, yang juga menerima 50 kelambu untuk meningkatkan perlindungan terhadap warganya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengurangi angka kasus malaria di wilayah tersebut.

Ia berharap, dengan adanya kelambu ini, diharapkan masyarakat dapat lebih terjaga dari penularan malaria, yang merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius di Papua.
Sementara Edyson Rafra, Kepala Kampung Mawokauw Jaya mengatakan Pemerintah Kampung telah menerima 29 ball kelambu yang mana dalam 1 ball terisi 50 bungkus kelambu berarti ada 1.450 bungkus.
Dalam tahap penyaluran kepada masyarakat penerima kami pemerintah Kampung menggerakkan Aparat Kampung, Kader Malaria, Tim Pendamping Keluarga serta Ketua-Ketua RT hal ini bertujuan untuk mempermudah pendistribusiannya.
Selain itu pihaknya juga meminta agar pembungkus kelambu dibuka atasnya sebelum diserahkan kepada penerima sebagai bentuk kepastian bahwa kelambu-kelambu ini benar-benar akan langsung dipakai.
Selain diberikan kepada Warga/KK secara umum didalam kampung Mawokauw Jaya, penyaluran kelambu berfokus kepada Rumah tangga dengan anak bayi dan balita, ibu hamil, penderita malaria dan keluarga sasaran lainnya.
Edyson berharap dalam pembagian kelambu ini ada perubahan perilaku positif dalam penggunaan kelambu serta pemahaman masyarakat tentang pentingnya hidup bersih, Sehingga ada dampak penurunan malaria dalam beberapa waktu kedepan dan juga berdampak kepada kesehatan masyarakat secara luas di Kampung Mawokauw Jaya. (Red)

























Komentar