MIMIKABERKABAR.COM – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika menanggapi keluhan pedagang terkait maraknya kasus pencurian barang pada malam hari di Pasar Sentral Timika.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Mimika,Sabelina Fitriani, mengatakan pihaknya telah menyiapkan petugas dan sistem penjagaan di area pasar, namun pengawasan masih terkendala luasnya area serta banyaknya akses masuk ke dalam pasar.
“Kami sudah menempatkan sekitar 20 petugas pasar dengan sistem dua shift untuk melakukan penjagaan setiap hari,” kata Sabelina Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, kondisi pasar yang memiliki banyak pintu masuk membuat pengawasan belum dapat dilakukan secara maksimal, terutama pada malam hari.
“Pasar ini cukup luas dan ada banyak akses masuk, baik dari samping maupun belakang pasar, sehingga pengawasan memang cukup sulit dilakukan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, ke depan pemerintah akan melakukan penataan besar di kawasan Pasar Sentral guna meningkatkan keamanan, termasuk pengaturan akses keluar masuk dan pengamanan pagar pasar.
Sabelina juga menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan petugas keamanan untuk memperketat pengawasan di area pasar.“Sudah ada penindakan terhadap pelaku yang tertangkap, kan ada juga pos polisi yang lokasinya dekat dengan pasar,” jelasnya.
Terkait aktivitas pedagang kuliner malam, Sabelina menegaskan operasional pasar telah dibatasi hingga pukul 00.00 WIT. Namun, menurutnya masih ada oknum yang masuk ke area pasar sebelum ditutup dan bertahan hingga malam hari.
Karena itu, Disperindag Mimika meminta seluruh petugas keamanan meningkatkan pengawasan agar kasus pencurian di Pasar Sentral dapat diminimalisir. (Red)

























Komentar