MIMIKABERKABAR.COM – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) I Tingkat Provinsi Papua Tengah mulai memasuki tahap perlombaan. Sejumlah cabang musabaqah resmi dipertandingkan di berbagai venue, dengan Gedung Eme Neme Yauware menjadi venue utama pelaksanaan cabang tilawah dan tartil.
Koordinator Tilawah dan Tartil MTQ I Papua Tengah, Asmaul Husna, mengatakan pada hari pertama perlombaan terdapat tiga cabang yang dipusatkan di Gedung Eme Neme Yauware, yakni Musabaqah Tartil Al-Qur’an, Musabaqah Tilawah Golongan Anak-anak, dan Musabaqah Tilawah Golongan Dewasa yang dilaksanakan pada malam hari.
“Venue utama berada di Gedung Eme Neme Yauware. Hari ini kami melaksanakan tiga cabang lomba, yaitu tartil Al-Qur’an, tilawah golongan anak-anak, dan nanti malam tilawah golongan dewasa,” ujar Asmaul Husna pda Rabu (15/7/2026).
Ia menjelaskan, cabang tartil diikuti sebanyak 14 peserta yang terdiri dari tujuh peserta putra dan tujuh peserta putri dari kafilah kabupaten di Papua Tengah.
“Hari ini untuk cabang tartil ada 14 peserta, terdiri dari tujuh peserta putra dan tujuh peserta putri,” katanya.
Selain menjadi pusat pelaksanaan tilawah dan tartil, panitia juga menyiapkan beberapa venue lain untuk cabang musabaqah lainnya.
Cabang Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) atau hafalan Al-Qur’an serta Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ) atau cerdas cermat Al-Qur’an digelar di venue tersendiri.
Sementara itu, Masjid Al Taqwa menjadi lokasi pelaksanaan tiga cabang lainnya, yaitu Musabaqah Kaligrafi Al-Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Kandungan Al-Qur’an (KTIQ), dan Musabaqah Syarhil Qur’an.
Asmaul Husna menambahkan, untuk menjamin objektivitas penilaian, panitia menugaskan sebanyak 12 dewan hakim di venue utama Gedung Eme Neme Yauware.
“Di venue utama terdapat 12 dewan hakim yang bertugas melakukan penilaian terhadap seluruh peserta pada cabang tilawah dan tartil,” jelasnya.
Ia berharap seluruh rangkaian perlombaan dapat berjalan lancar dan menjadi ajang bagi para peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik dalam membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.
MTQ I Provinsi Papua Tengah diikuti kafilah dari delapan kabupaten, yakni Mimika, Nabire, Paniai, Dogiyai, Deiyai, Intan Jaya, Puncak, dan Puncak Jaya. Selain menjadi ajang kompetisi, MTQ juga diharapkan memperkuat syiar Islam dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an di Papua Tengah.(Red)
























Komentar