Advertisement
Uncategorized
Home » SD Negeri Amamapare Tetap Jalankan KBM di Tengah Kabut Asap, Terapkan Tatap Muka Dua Kali Sepekan

SD Negeri Amamapare Tetap Jalankan KBM di Tengah Kabut Asap, Terapkan Tatap Muka Dua Kali Sepekan

MIMIKA BERKABAR.COM– Ditengah kondisi asap masih mengganggu aktivitas warga, SD Negeri Amamapare, Distrik Mimika Timur Jauh, terus berupaya menjaga kelangsungan kegiatan belajar mengajar (KBM). Sekolah menerapkan pembelajaran tatap muka dua kali dalam sepekan, yakni setiap Senin dan Kamis, sebagai jalan keluar atas terbatasnya akses pembelajaran daring.

Kepala Sekolah SD Negeri Amamapare, Maria Yoke Iriyanan, menyampaikan bahwa kebijakan itu diambil berdasarkan kesepakatan para guru agar siswa tetap mendapat pendampingan belajar di tengah kondisi yang belum kembali normal. Hal tersebut disampaikannya kepada awak media pada Kamis (29/10/2026).

Menurut Maria, pembelajaran daring belum dapat diterapkan karena sebagian orang tua dan siswa tidak memiliki telepon genggam. Karena itu, para guru memberikan tugas untuk dikerjakan selama sepekan, lalu mengadakan pertemuan langsung untuk mengevaluasi pemahaman siswa.

“Di tengah kendala asap ini, kami tetap belajar satu minggu dua kali, yaitu hari Senin dan Kamis. Kami memberikan tugas, kemudian bertatap muka kembali untuk menguji apa yang sudah dipelajari anak,” ujarnya.

Maria mengaku belum dapat memastikan kapan kondisi asap akan berakhir. Pihak sekolah, kata dia, terus mengikuti arahan Dinas Pendidikan terkait pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dan penyesuaian kegiatan belajar mengajar.

Brida Gandeng Litbang Kompas Kaji Kinerja Pemkab dan Kepuasan Masyarakat

Kendati menghadapi berbagai keterbatasan, semangat siswa untuk bersekolah dinilai tetap terjaga. Dukungan orang tua dan pemerintah kampung juga disebut menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan pendidikan di wilayah pesisir tersebut.

Maria berharap kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal sehingga siswa tidak tertinggal dalam proses pembelajaran.“Saya berharap anak-anak tetap semangat belajar dan jangan sampai putus sekolah karena keterbatasan. Pendidikan mereka harus tetap berjalan,” tutupnya. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
× Advertisement
× Advertisement