MIMIKA BERKABAR.COM— SMK Hermon Mimika terus mengembangkan pendidikan kejuruan dengan menyiapkan lulusan yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia industri, sehingga mampu langsung bekerja setelah tamat atau melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Yulian Salossa, ketua Yayasan Hermon Mimika, menjelaskan, sekolah tersebut memiliki lima jurusan, yakni geologi pertambangan, otomotif alat berat, pengelasan, teknik komputer, dan administrasi perkantoran.
Kelima jurusan ini dikembangkan untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan praktis yang dibutuhkan di dunia kerja, khususnya sektor pertambangan, industri, dan jasa di Kabupaten Mimika.
“Kami sudah menyiapkan peralatan praktik untuk masing-masing jurusan. Kami juga menambah tenaga pengajar yang memiliki pengalaman di bidangnya agar anak-anak mendapatkan keterampilan sesuai kebutuhan industri,” ujar Yulian.
Jumat (23/10/2026) Ia mengatakan, sejumlah lulusan SMK Hermon Mimika telah terserap di dunia kerja, termasuk di lingkungan PT Freeport Indonesia dan sejumlah perusahaan swasta. Sebagian lainnya bekerja di bengkel otomotif dan bidang usaha yang berkaitan dengan keterampilan yang mereka pelajari selama sekolah.
Menurut Yulian, keterlibatan tenaga berpengalaman dari industri turut memperkuat proses pembelajaran. Pihak sekolah juga mendatangkan sejumlah tenaga yang sebelumnya bekerja di PT Freeport Indonesia untuk membantu kegiatan belajar dan praktik siswa, terutama pada bidang alat berat dan pengelasan.

“Anak-anak sudah mulai belajar praktik secara langsung, termasuk membongkar dan memperbaiki kendaraan. Kami ingin mereka benar-benar menguasai keterampilan, bukan hanya belajar teori,” katanya.
Ia menegaskan, tujuan utama pendidikan di SMK Hermon adalah mempersiapkan siswa agar memiliki masa depan yang jelas setelah menyelesaikan pendidikan.
“Kami ingin SMK Hermon tidak menciptakan pengangguran. Setelah tamat, anak-anak diharapkan bisa langsung masuk dunia kerja sesuai keahlian atau melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” tegasnya.

Selain memperkuat kompetensi siswa, pihak sekolah juga telah mengikuti proses akreditasi dan kini menunggu hasil penilaian resmi.
Sekolah berharap hasil akreditasi tersebut dapat mendukung peningkatan mutu pendidikan serta memperkuat kepercayaan masyarakat.Pada tahun ajaran berjalan, jumlah siswa baru yang diterima sekitar 170 orang dan total siswa-siswi sebanyak 345 orang.
Pihak sekolah berharap jumlah tersebut meningkat pada tahun berikutnya dengan dukungan tenaga pengajar, fasilitas praktik, dan pengembangan program keahlian.

Yulian berharap Pemerintah Kabupaten Mimika turut memberikan perhatian terhadap pengembangan sekolah kejuruan, terutama yang berorientasi pada peningkatan keterampilan dan penyerapan tenaga kerja lokal.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan dunia industri sangat diperlukan agar semakin banyak generasi muda Papua memperoleh kesempatan bekerja sesuai kompetensi yang dimiliki.
Dengan dukungan tersebut, SMK Hermon Mimika berharap dapat terus menghasilkan lulusan yang terampil, mandiri, dan mampu bersaing di dunia kerja.(Red)
























Komentar