MIMIKABERKABAR.COM – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Mimika resmi mengumumkan daftar inovasi terbaik dalam Lomba Inovasi Daerah yang menjadi bagian dari rangkaian Mimika Innovation Week (MIW) 2026.
Pengumuman tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap berbagai gagasan dan terobosan inovatif yang lahir dari perangkat daerah, instansi vertikal, satuan pendidikan, fasilitas pelayanan kesehatan, mitra pembangunan, hingga masyarakat Kabupaten Mimika.
Pelaksana Tugas Kepala BRIDA Kabupaten Mimika, Darius Sabon Rain, S.E., M.Ec.Dev, mengatakan Mimika Innovation Week bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi ruang bersama untuk membangun budaya riset dan inovasi yang berkelanjutan sebagai upaya mewujudkan Mimika Smart City.
“Melalui Mimika Innovation Week 2026, kami ingin menghadirkan ekosistem inovasi yang mampu mempertemukan pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, mitra pembangunan, dan masyarakat. Harapannya, inovasi tidak berhenti sebagai sebuah gagasan, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mimika,” ujarnya.
Dalam pengumuman tersebut, BRIDA menetapkan tujuh kategori lomba, yakni Inovasi Pelayanan Publik, Inovasi Tata Kelola Pemerintahan, Inovasi Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Inovasi Tingkat Satuan Pendidikan, Inovasi Sektor Publik, Inovasi Mitra Pembangunan Mimika, dan Inovasi Warga Mimika.
Pada kategori Inovasi Pelayanan Publik, inovasi yang diumumkan adalah PATEN Gunung Mesir dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), SA ANTAR KO dari RSUD Mimika, serta Sicantik Mimika dari Dinas Perikanan.
Sementara pada kategori Inovasi Tata Kelola Pemerintahan, tiga inovasi yang diumumkan yakni E-Pintas Mimika dari Dinas Perhubungan, Laboratorium Gerakan Sadar Tertib Arsip (LAB GARATSI) dari Dinas Perpustakaan, dan SIASIK dari RSUD Mimika.
Untuk kategori Inovasi Pelayanan Kesehatan Masyarakat, inovasi yang masuk daftar meliputi GERCEP ANJELII BAHAGIA dari Puskesmas Mapurujaya, LINDA-2 dari Puskesmas Timika, serta SABAR dari Puskesmas Wania.
Di kategori Inovasi Tingkat Satuan Pendidikan, inovasi yang diumumkan adalah ADISPENSEL dari SMP Negeri 9 Mimika, BAUWE dari SDN Sentra Pendidikan, dan PAPEDA PROKSI dari SDN Koperapoka 1.
Sedangkan kategori Inovasi Sektor Publik diisi oleh EAZY PASPOR dan KAMI PAPEDA dari Kantor Imigrasi Kelas II TPI Timika, serta REGITA dari BPOM Mimika. Pada kategori Inovasi Mitra Pembangunan Mimika, inovasi yang diumumkan adalah Mimika Halal Abattoir (MHA) dari LDII Mimika.
Sementara pada kategori Inovasi Warga Mimika, inovasi yang masuk daftar terdiri atas EMAS MIMIKA karya Viano, MEIS (Mimika Employment Intelligence System) karya Idris Manika, dan SIPAMANIS karya Aditya Abidol.
BRIDA menegaskan bahwa urutan nama inovasi yang diumumkan disusun berdasarkan abjad dan bukan berdasarkan peringkat. Penentuan juara pada masing-masing kategori akan diumumkan pada puncak Mimika Innovation Week 2026 pada 15 Agustus 2026.
Sebelum pengumuman pemenang, para inovator yang masuk tiga besar akan mengikuti tahapan Presentasi Tiga Besar Per Kategori pada 4–7 Agustus 2026 di hadapan dewan juri.
Selanjutnya, Pameran Inovasi Daerah akan digelar pada 13–14 Agustus 2026 sebagai ajang memperkenalkan berbagai inovasi kepada masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor.
Darius mengajak seluruh peserta untuk terus mengembangkan inovasi meski belum memperoleh hasil terbaik dalam kompetisi.
“Keberhasilan dalam sebuah kompetisi bukan hanya ditentukan oleh hasil akhir, tetapi juga oleh keberanian untuk melahirkan gagasan dan menghadirkannya sebagai solusi bagi masyarakat. Kami mengajak seluruh peserta yang belum memperoleh hasil sesuai harapan untuk terus berkarya, menyempurnakan inovasinya, dan tetap menjadi bagian dari ekosistem riset dan inovasi di Kabupaten Mimika,” katanya.
Ia menambahkan, setiap inovasi memiliki nilai dan menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan daerah.(Red)

























Komentar