Advertisement
Kabar Ekonomi Kabar Kesehatan Kabar Pemerintahan Kabar Pendidikan
Home » 175 Anak di Distrik Wania Alami Stunting, Ria Mandiwa Segera Bentuk Satgas Penanganan

175 Anak di Distrik Wania Alami Stunting, Ria Mandiwa Segera Bentuk Satgas Penanganan

MIMIKA BERKABAR.COM– Kepala Distrik Wania, Ria Mandiwa, mengungkapkan sebanyak 175 anak di Distrik Wania masih mengalami stunting. Untuk menekan angka tersebut, Pemerintah Distrik Wania akan segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Stunting hingga ke tingkat kampung dan kelurahan.

Hal itu disampaikan Ria Mandiwa usai pelantikan pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) kampung dan kelurahan se-Distrik Wania.

Menurutnya, keberadaan Satgas menjadi langkah strategis untuk mempercepat penanganan stunting melalui kolaborasi antara pemerintah distrik, TP-PKK, pemerintah kampung, kelurahan, dan organisasi perangkat daerah (OPD).

“Selamat bekerja kepada seluruh pengurus. Mari kita bekerja sama dengan baik. Distrik Wania masih memiliki angka stunting yang cukup tinggi. Berdasarkan data yang saya terima, ada sekitar 175 anak yang mengalami stunting. Setelah hari ini mari kita sama-sama bekerja menjalankan program penurunan stunting,” kata Ria.

Ia mengatakan, pihaknya telah menerima informasi mengenai dukungan program dari Dinas Perikanan yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat. Untuk memastikan program berjalan efektif, pemerintah distrik akan melibatkan pengurus TP-PKK di tingkat kampung dan kelurahan.

Brida Gandeng Litbang Kompas Kaji Kinerja Pemkab dan Kepuasan Masyarakat

Ria juga mengusulkan pembentukan Satgas Penanganan Stunting agar seluruh pihak dapat bergerak secara terkoordinasi.

“Kalau bisa kita bentuk satu Satgas, sehingga kita bergerak langsung. Di tingkat kampung dan kelurahan sudah ada Ketua TP-PKK, sehingga koordinasi akan lebih mudah dilakukan,” ujarnya.

Menurut Ria, pelantikan pengurus TP-PKK merupakan langkah penting karena akan mempermudah koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Mimika dalam memperoleh dukungan berbagai program penanganan stunting.

Ia menegaskan akan terus membangun komunikasi dengan seluruh OPD sesuai arahan pemerintah daerah agar setiap perangkat daerah ikut berkontribusi dalam upaya percepatan penurunan stunting di Distrik Wania.

“Saya akan berusaha semaksimal mungkin berkomunikasi dengan OPD karena arahan pemerintah daerah, seluruh OPD harus berupaya menurunkan angka stunting. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama demi masa depan anak-anak di Distrik Wania,” tutupnya.(Red)

ASN di Puncak Ditikam OTK, Kapolres Langsung Jenguk Korban

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
× Advertisement
× Advertisement