MIMIKA BERKABAR.COM— Sebanyak 15 anak putus sekolah asal Mimika bersiap mengarungi babak baru kehidupan mereka.
Pada awal Juli mendatang, mereka akan diberangkatkan ke Jakarta untuk mengikuti program pelatihan dan pembinaan selama enam bulan penuh, dengan pendampingan mental serta pengembangan keterampilan sesuai minat masing-masing.Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Dinas Sosial Mimika, Emelia Samaran, saat ditemui di Hotel Horison Diana, Selasa (30/6/2026).
Ia menjelaskan, saat ini para peserta masih menjalani proses pengurusan administrasi. Begitu semua berkas rampung, keberangkatan segera dilaksanakan.
“Awal bulan Juli mereka berangkat. Kami dari Dinsos akan mengantar langsung ke Jakarta, menempatkan mereka di sana, dan setelah enam bulan, kami akan menjemput mereka kembali pulang ke Timika,” ujarnya.
Berbeda dengan program magang biasa, kegiatan ini dirancang khusus untuk membangkitkan kemandirian anak-anak yang sebelumnya putus sekolah dan berusia sekitar 15 tahun.
Sebelum pelatihan dimulai, mereka akan menjalani tes minat dan bakat. “Misalnya mereka suka menjahit, maka kita arahkan ke pelatihan menjahit. Kami sesuaikan dengan apa yang menjadi hobi dan ketertarikan mereka,” jelas Emelia.
Yang menjadi nilai lebih dari program ini adalah adanya pendampingan psikologis dan psikiater selama mereka berada di Jakarta. Emelia mengungkapkan, anak-anak ini tidak hanya dibekali keterampilan fisik, tetapi juga penguatan mental dan emosional.
“Kami tahu latar belakang mereka. Dengan pendampingan mental yang intensif, kami harap ketika kembali, mereka sudah lebih matang secara emosional dan siap menghadapi hidup,” tambahnya.
Setelah enam bulan menjalani pembinaan di ibu kota, mereka diharapkan pulang dengan bekal keterampilan yang mumpuni dan mental yang kuat.
“Kami ingin mereka mandiri. Mampu membuka usaha sendiri dari apa yang mereka dapatkan di sana. Itu menjadi modal berharga untuk masa depan mereka,” pungkas Emelia. (Red)





















Komentar