Advertisement
Kabar Kota
Home » Yulian Salossa Mundur Dari PDI-P Mimika, Tegaskan Tak Ada Konflik

Yulian Salossa Mundur Dari PDI-P Mimika, Tegaskan Tak Ada Konflik

MIMIKA BERKABAR.COM — Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Yulian Salossa, resmi mengundurkan diri dari partai tersebut atas inisiatif sendiri.

Yulian mengatakan, keputusan itu diambil agar dirinya dapat lebih fokus mengurus berbagai kegiatan lain di luar aktivitas kepartaian. Ia menegaskan, pengunduran dirinya bukan karena konflik, kesalahpahaman, maupun persoalan dengan pengurus PDI Perjuangan.

“Saya mengundurkan diri atas inisiatif sendiri supaya saya bisa mengatur kegiatan-kegiatan saya yang lain. Tidak ada kesalahpahaman dengan partai. Saya hanya ingin fokus mengurus kegiatan di luar partai,” ujar Yulian.

Ia menjelaskan, dirinya bergabung dengan PDI Perjuangan pada 2019 dan menjalankan tugas sebagai anggota legislatif Kabupaten Mimika hingga masa jabatannya berakhir pada 2024.

Selama menjadi bagian dari partai, Yulian mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan pembinaan, mulai dari kepemimpinan, administrasi, pembentukan karakter, hingga pemahaman mengenai demokrasi.

MAITUA Diluncurkan, Pemkab Mimika Ingin Data Antar-OPD Terintegrasi dan Jadi Dasar Kebijakan

Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mimika yang telah menerima dan membinanya selama berproses di partai.

“Saya menyampaikan terima kasih banyak kepada DPC yang sudah menerima dan membina saya, baik dari sisi kepemimpinan, administrasi maupun kepribadian. Saya dibentuk melalui proses di PDI Perjuangan,” katanya.

Yulian juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran DPD PDI Perjuangan Papua Tengah dan DPP PDI Perjuangan, termasuk Komarudin, yang menurutnya turut memberikan pembinaan dan pemahaman tentang karakter kepemimpinan serta demokrasi.

Menurutnya, pengalaman selama berada di PDI Perjuangan menjadi bagian penting dalam perjalanan dirinya, terutama dalam memahami dinamika organisasi dan menjalankan tanggung jawab sebagai wakil rakyat.

“Saya berterima kasih kepada DPC, DPD, dan DPP yang sudah membentuk karakter saya sebagai anak Papua dan memberikan pemahaman tentang kepemimpinan serta demokrasi di dalam partai,” ungkapnya.

Pemkab Mimika Siap Tarik Puluhan Mobil Dinas Mantan Pejabat

Yulian menyebut surat pengunduran dirinya telah disampaikan secara resmi pada 21 Oktober 2026 kepada jajaran partai di tingkat kabupaten, provinsi, dan pusat.

Ia mengatakan akan berupaya menyampaikan pengunduran diri tersebut secara lisan kepada pimpinan partai yang belum sempat ditemuinya.

Meski tidak lagi menjadi bagian dari PDI Perjuangan, Yulian menegaskan tetap menghargai proses pembinaan yang telah diterimanya dan berharap partai tersebut terus berkembang di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, maupun Indonesia secara umum.

“Saya tetap mendukung PDI Perjuangan. Harapan saya, partai ini terus maju di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, dan Indonesia. Pengunduran diri ini merupakan keputusan pribadi, bukan karena ada persoalan dengan partai,” tegasnya.

Di luar persoalan kepartaian, Yulian juga berharap pembangunan di Kabupaten Mimika terus berjalan dengan baik sehingga daerah ini dapat menjadi kabupaten yang aman, nyaman, dan tenteram bagi seluruh masyarakat.(Red)

Brida Gandeng Litbang Kompas Kaji Kinerja Pemkab dan Kepuasan Masyarakat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
× Advertisement
× Advertisement