MIMIKA BERKABAR.COM– Persatuan Karya Dharma Indonesia (Perdhaki) melaksanakan kegiatan Budget Line (BL) dua dan tiga di Kampung Mawokau Jaya, Distrik Wania, dalam rangka pembentukan tim kerja kampung malaria.
Program Manager SSR Paroki ST. Stefanus Sempan, Yohanes Erwin Raharusun, mengatakan bahwa pemilihan Kampung Mawokau Jaya sebagai lokasi pelaksanaan BL 3 dilakukan karena wilayah tersebut dinilai memiliki kader malaria yang terarah dan terstruktur dengan baik.
“Kami gerakkan di sini karena kami lihat bahwa di Kampung Mawokau Jaya ini terarah, terstruktur bagus, dan kadernya juga,” ujar Yohanes saat diwawancarai, Senin (11/05/2026).
Ia menjelaskan, output dari kegiatan tersebut nantinya berupa draf kampung malaria yang akan menjadi dasar penganggaran bagi kader malaria di tingkat kampung. Hal ini menjadi persiapan menuju program eliminasi malaria pada tahun 2029-2030.
Draf kampung yang telah disusun akan menjadi regulasi sekaligus dasar hukum pembayaran kader malaria yang sah. Saat ini, terdapat enam kader malaria di Kampung Mawokau Jaya yang pembayarannya didasarkan pada biaya transportasi dan jumlah pemeriksaan malaria yang mereka lakukan.
“Kader sudah melakukan pemeriksaan dan mereka punya target 80 pemeriksaan, tapi pembayarannya sesuai dengan transport, sesuai dengan perhitungan jumlah mereka melakukan pemeriksaan,” terangnya.
Sebagai mitra pemerintah, Yohanes berharap agar anggaran untuk pembayaran kader malaria memiliki dasar hukum yang sah dan tercatat dalam aturan kampung.”Kita mau supaya dari kampung sendiri, kalau misalnya mengeluarkan dana, ada dasar hukumnya,” pungkasnya. (Red)





















Komentar