MIMIKABERKABAR.COM– Dalam rangka mendukung pelaksanaan program TMMD Reguler ke-128, Satgas TMMD Kodim 1710/Mimika mulai melakukan pencarian titik sumber air menggunakan alat geolistrik di Kampung Keakwa, Minggu (26/4/2026).
Kegiatan ini bertujuan memastikan lokasi pengeboran sumur bor dilakukan secara tepat dan menghasilkan sumber air yang optimal bagi masyarakat.
Proses pencarian titik air dilakukan dengan metode geolistrik untuk mendeteksi kondisi lapisan tanah serta potensi kandungan air di bawah permukaan. Dengan cara ini, tim teknis dapat menentukan titik pengeboran secara akurat sebelum pelaksanaan pembangunan sumur bor.
“Penggunaan alat geolistrik sangat membantu kami dalam menentukan lokasi pengeboran yang tepat, sehingga sumur bor yang dibangun nantinya memiliki debit air yang cukup dan bisa dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” ujar Serda Yohanis Patadungan selaku Bati Bakti Satgas TMMD.
Berdasarkan hasil survei di lapangan, sebanyak lima titik telah disiapkan untuk pengeboran sumur bor. Penentuan titik tersebut dilakukan secara cermat agar mampu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kampung Keakwa.
Ia menambahkan, program sumur bor ini merupakan bagian dari program unggulan TNI AD melalui “Manunggal Air” yang bertujuan membantu masyarakat mendapatkan akses air bersih, terutama di wilayah yang masih terbatas sumber airnya.
Dengan adanya lima sumur bor yang direncanakan, diharapkan masyarakat Kampung Keakwa dapat lebih mudah memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, seperti minum, memasak, mandi, dan mencuci.
Program TMMD Kodim 1710/Mimika ini sekaligus menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah pedalaman.(Red)





















Komentar