MIMIKA BERKABAR – Sebanyak 30 peserta dari latar belakang beragam mengikuti pelatihan pertolongan pertama tingkat dasar yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mimika.
Pelatihan ini resmi dibuka oleh Bupati Mimika sekaligus Ketua PMI, Johannes Rettob, pada hari Rabu (12/11/2025). Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama lima hari ke depan.
Dalam sambutannya, Johannes Rettob menyampaikan bahwa PMI telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam banyak bidang, termasuk pelayanan sosial, kesehatan masyarakat, penanggulangan bencana, serta pendidikan dan pengembangan generasi muda.
Dengan adanya pelatihan ini, peserta diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan mereka dalam bidang kemanusiaan.
Diharapkan juga, para peserta mampu bersiaga dan tanggap terhadap berbagai keadaan darurat seperti kecelakaan, bencana, atau situasi mendesak lainnya.
“Pertolongan pertama sangat esensial dalam keadaan darurat, sehingga diperlukan individu yang terlatih untuk memberikan bantuan dan memastikan keselamatan orang lain,” ujar Johannes Rettob.
Ia mengungkapkan harapannya agar pelatihan ini tidak hanya mengasah keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan seperti kepedulian, keikhlasan, dan semangat kerjasama.
Pelatihan ini diharapkan bisa menjadi bekal berharga dalam menghadapi situasi emergensi.
“Kerjasama antara pemerintah, PMI, lembaga pendidikan, sektor bisnis, dan masyarakat harus terus diperkuat supaya pelayanan kemanusiaan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk wilayah pedesaan,” tutupnya. (Red)

























Komentar