Advertisement
Kabar Ekonomi Kabar Freeport Kabar Kriminal Kabar Nasional Kabar Pemerintahan
Home » Lemasa Dukung Terobosan Kapolda Papua Tengah dalam Penguatan Keamanan dan Rencana Pembangunan Mako Brimob

Lemasa Dukung Terobosan Kapolda Papua Tengah dalam Penguatan Keamanan dan Rencana Pembangunan Mako Brimob

MIMIKA BERKABAR.COM – Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (LEMASA), Jhon Stignal Beanal, menyampaikan dukungannya kepada Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol.

Jermias Rontini pada Kamis (30/7/2026) atas berbagai terobosan dalam upaya memperkuat definisi dan pendekatan keamanan di wilayah Papua Tengah, khususnya di Kabupaten Mimika, termasuk langkah strategis menghadirkan Mako Brimob di wilayah tersebut.

Ia menilai langkah tersebut sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memperkuat kehadiran negara di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Pernyataan tersebut juga selaras dengan arahan Kapolda Papua Tengah saat kegiatan reses Ketua Komisi III DPR-RI Habiburokhman di Mimika beberapa waktu lalu.

Dalam forum itu, Kapolda mengusulkan pembangunan Markas Komando Kepolisian Daerah (Mako Polda) Papua Tengah kepada Komisi III DPR-RI, sekaligus menegaskan komitmen untuk memperkuat infrastruktur keamanan di wilayah tersebut.

Brida Gandeng Litbang Kompas Kaji Kinerja Pemkab dan Kepuasan Masyarakat

Sejalan dengan hal itu, Jhon Stignal Beanal juga menyampaikan dukungan terhadap rencana pembangunan Mako Brimob Polda Papua Tengah di Mimika.

Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut akan sangat membantu dalam memperkuat jangkauan aparat keamanan, mempercepat respons terhadap potensi gangguan kamtibmas, serta memberikan rasa aman yang lebih nyata bagi masyarakat di daerah yang memiliki dinamika sosial cukup tinggi dan kompleks.

Ia menegaskan bahwa keamanan merupakan kebutuhan utama yang harus didahulukan sebelum membahas aspek pembangunan lainnya.

Karena itu, seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, lembaga masyarakat, pemuda, dan pemerintah daerah, diharapkan dapat bersinergi dalam mendukung upaya menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif secara berkelanjutan.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Kami sebagai tokoh masyarakat dan lembaga adat siap mendukung setiap upaya yang bertujuan menjaga ketertiban di wilayah ini, demi masa depan generasi yang lebih baik,” ujarnya.

ASN di Puncak Ditikam OTK, Kapolres Langsung Jenguk Korban

Jhon juga menyoroti pentingnya kerja sama yang lebih intensif antara pemerintah daerah, DPR RI, DPRD, serta aparat keamanan dalam mempercepat realisasi program pembangunan yang berkaitan dengan penguatan keamanan di Papua Tengah.

Ia berharap proses yang sedang berjalan dapat segera ditindaklanjuti secara konkret dan terukur demi kepentingan masyarakat luas, bukan hanya dalam jangka pendek tetapi juga jangka panjang.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa berbagai potensi konflik di wilayah Mimika harus diantisipasi dengan pendekatan yang melibatkan semua pihak, termasuk lembaga adat di tingkat wilayah, tokoh agama, serta komunitas masyarakat.

Menurutnya, stabilitas keamanan akan menjadi fondasi utama bagi keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Papua Tengah.

“Harapan kami, dengan adanya kerja sama yang baik dan pembangunan yang berjalan secara konsisten, Kabupaten Mimika dan Papua Tengah secara umum dapat menjadi wilayah yang aman, damai, serta terus berkembang menuju masa depan yang lebih sejahtera,” pungkasnya.(Red)

Basarnas dan Pertapindo Teken MoU, SAR Timika dan BPBD Mimika Tanda Tangan PKS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
× Advertisement
× Advertisement