MIMIKA BERKABAR.COM— Kepala Kampung Mawokauw Jaya, Edyson Rafra, meminta kepada tujuh pangkalan minyak tanah yang beroperasi di wilayahnya agar mengutamakan masyarakat setempat dalam penyaluran bahan bakar minyak.
Permintaan ini menyusul banyaknya keluhan warga yang kesulitan mendapatkan jatah minyak tanah.
Ketujuh pangkalan tersebut tersebar di beberapa titik, yakni RT 03, RT 04, RT 08, RT 10, RT 12 ada dua lokasi di RT 12, serta RT 13.
Dengan jumlah masyarakat sekitar lebih kurang 800 Kepala Keluarga, ketersediaan tujuh pangkalan seharusnya mampu mencukupi kebutuhan warga.
“Pelayanan kepada masyarakat terkait pangkalan minyak tanah ini pastinya cukup untuk memenuhi kebutuhan warga,” ujar Edyson Rafra saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (22/7/2026).
Namun, ia mengungkapkan bahwa keluhan mulai bermunculan. Warga pemegang kartu yang biasanya membeli di agen mengaku tidak kebagian jatah.
Padahal, pemegang kartu berhak mendapatkan 20 liter minyak tanah. Edyson menambahkan, banyak warga dari luar kampung, kemungkinan pengecer yang datang untuk membeli minyak tanah di pangkalan di Kampung Mawokauw Jaya.
Akibatnya, warga asli Kampung Mawokauw Jaya justru tidak kebagian jatah yang seharusnya menjadi hak mereka. Hal ini menjadi keluhan yang disampaikan masyarakat kepada Kepala Kampung sebagai pemimpin wilayah.
Edyson pun berharap para pemilik pangkalan lebih memperhatikan warga setempat dan menyalurkan minyak tanah tepat sasaran sesuai ketentuan yang berlaku,”tutupnya.(Red)





















Komentar