MIMIKA BERKABAR.COM– Sebuah speed boat 85 PK bermuatan buah apel yang berangkat dari Timika menuju Asmat dilaporkan hilang kontak sejak Senin (1/6/2026). Kapal tersebut hanya membawa satu orang bernama Rally Farneubun (40 tahun), seorang laki-laki.
Rencananya, speed boat itu tiba di Asmat pada hari keberangkatan yang sama. Namun hingga Jumat pagi (5/6/2026), ketika laporan resmi diterima petugas jaga Pos SAR Asmat, nasib dan keberadaan Rally serta kapalnya masih belum diketahui.
Menerima laporan tersebut, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, I Wayan Suyatna, S.H., M.M., melalui Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat, Wagianto, segera mengerahkan tim SAR gabungan. Personil yang diterjunkan terdiri dari rescuer SAR Asmat, TNI AL, dan Polisi Air (Pol Airud). Mereka menggunakan RIB 85 PK milik Basarnas untuk melakukan penyisiran di rute yang biasa dilalui speed boat tersebut.
Di tengah proses pencarian, tim SAR gabungan mendapat kabar baik. Speed boat beserta satu orang yang dicari ternyata telah ditemukan oleh kapal nelayan di sekitar perairan Timika, pada jarak sekitar 23 nautical mile dari Muara Poumako.
Rally Farneubun dilaporkan dalam kondisi selamat.
Rencananya, speed boat dan penumpang tersebut akan diantarkan ke Muara Poumako untuk selanjutnya dijemput oleh tim SAR gabungan dari Timika.
Namun, sekitar pukul 17.30 WIT, kabar lain datang. Kapal nelayan yang mengevakuasi Rally belum bisa mendekati Muara Poumako akibat cuaca buruk yang melanda perairan.
Tim pun memutuskan untuk menunda penjemputan.Kapal tersebut direncanakan akan kembali menuju Muara Poumako pada esok pagi (Sabtu, 6/6/2026), jika kondisi cuaca sudah membaik dan aman untuk merapat.
Hingga berita ini diturunkan, Rally Farneubun masih berada di atas kapal nelayan dalam keadaan selamat, sementara tim SAR gabungan terus memantau perkembangan cuaca dari posko. (Red)




















Komentar