MIMIKA BERKABAR.COM-Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Mimika, Lanud Yohanes Kapiyau (YKU), dan kelompok Tani Mandiri mengadakan panen perdana padi Gogo diatas lahan setengah hektar di Jalan Nusantara, RT 17, Kampung Nawaripi, pada Jumat (18/6/2026).
Mewakili Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, melalui Kepala Seksi Pembenihan dan Perlindungan Produksi Tanaman Pangan, Hengky You, SP, MMA saat menyampaikan sambutan pembukaan sebelum panen bersama menuturkan dirinya senang dan bangga atas semangat warga asli Papua yang menanam padi sehingga hari ini diadakan panen perdana.
Menurut Hengky You, Dinas Tanaman Pangan mendukung semangat dan langkah warga yang tertarik dengan mengolah sawah padi Gogo ini. Dinas siap dukung serta suport warga yang siap mendukung program ketahanan pangan ini, kalau sekarang setengah hektar tahun depan harus ditambah 2-5 hektar.
“Dengan semangat ini pemerintah akan dukung pembibitannya, pupuk, obat-obatan, mesin giling dan mesin rontok dan mesin yang lain,kata Hengky.
Gerakan membuka lahan sawah ini untuk mendukung program ketahanan pangan. Setidaknya, Nawaripi dapat menyiapkan pangan di tingkat petani.
Dengan pangan tersedia secara baik, maka warga dapat memenuhi kebutuhan akan ketersediaan pangan.
Dia menjelaskan kedepan akan tambah 3-4 kelompok tani yang akan bergerak di bidang petani padi sawah ini. Tanaman padi itu sama dengan hidup yang dibutuhkan sehari-hari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Dengan struktur lahan basah dan lahan rawa sangat cocok dengan padi Gogo. Petani yang bertekun di padi Gogo akan pemerintah bantu pembibitan, sarana produksi dan mesin dan peralatan pendukung lainnya.
Mewakili Kelompok Tani Mandiri, Simon Maoromako menuturkan, terima kasih banyak kepada Pemkab, Dinas Tanaman Pangan, Hprtikulturan, dan Perkebunan, Lanud YKU yang setia menjadi pendamping dan pembina kelompok tani mandiri.
“Terima kasih perhatian serta suport yang luar biasa bagi kami petani di Nawaripi. Kami bisa panen karena bantuan dari pemkab (Dinas Tanaman Pangan), Lanud YKU para penyuluh Pertanian, dan semua pihak yang berjasa bagi kelompok tani kami,” kata Simon.
Kedepan agar dukungan ini mengalir dan berjalan ke kelompok tani yang bergerak di sawah padi Gogo ini sehingga terwujud ketahanan pangan baik di tingkat petani maupun di Daerah ini.
Satu tekad pemkab terus dorong agar ada peningkatan lahan baru ditahun-tahun mendatang.
Babinterau TNI AU sebagai Babinsa pendamping Kampung Nawaripi yang pendamping kelompok tani Mandiri terus mendorong dan mendampingi warga Kamoro untuk bertani terlebih bertani padi Gogo ini.
Sebagai Babinsa pendamping Kampung terus mendorong warga yang belum bergabung untuk terjun sebagai petani padi Gogo dan terbuka peluang untuk membentuk kelompok tani.
Mereka yang ada dan sudah panen hasil ini apakah banyak atau sedikit tapi mereka sudah panen, dan harus diikuti oleh masyarakat Kamoro lainnya.
Mereka ini jadi contoh dan yang lain silahkan ikut dan bersedia membuka lahan baru dan membentuk kelompok tani baru.
Sebagai Babinsa siap dampingi mulai pembukaan lahan, olah tanah, kemudian menjadi penghubung dengan Dinas Tanaman Pangan untuk mendapat fasilitas bibit, obat-obatan, sarana produksi dan mesin-mesin pertanian. (Red)





















Komentar