Advertisement
Uncategorized
Home » Jemaah Haji Tertua di Mimika, Muhazir (82), Berangkat Bersama Istri Setelah Menunggu 13 Tahun

Jemaah Haji Tertua di Mimika, Muhazir (82), Berangkat Bersama Istri Setelah Menunggu 13 Tahun

MIMIKA BERKABAR.COM – Di antara 120 calon jemaah haji asal Kabupaten Mimika tahun 2026, tersimpan kisah haru pasangan lansia yang menjadi jemaah tertua dalam rombongan tersebut, yakni Muhazir (82) dan istrinya Sarah (71).

Pelepasan jemaah haji dilakukan oleh Bupati Mimika pada Selasa, 28 April 2026 di Graha Eme Neme Yauware. Di tengah suasana penuh doa dan harapan itu, pasangan lanjut usia ini menjadi salah satu yang paling menyentuh hati banyak orang.

Muhazir dan Sarah telah menanti selama 13 tahun sejak pertama kali mendaftar pada 2013. Selama lebih dari satu dekade, mereka menjalani hidup sederhana sebagai petani sayur di Mimika.

Dari hasil kerja keras di tanah yang mereka olah setiap hari, sedikit demi sedikit mereka menyisihkan rezeki, hanya untuk satu tujuan yang tak pernah mereka lepaskan: menunaikan ibadah haji bersama.

Mereka adalah perantau dari Pekalongan yang merantau jauh ke Papua. Hidup dalam kesederhanaan tidak pernah membuat mereka berhenti berharap. Di sela-sela lelah bekerja, doa selalu mereka gantungkan, menunggu waktu yang telah Allah tetapkan.

MAITUA Diluncurkan, Pemkab Mimika Ingin Data Antar-OPD Terintegrasi dan Jadi Dasar Kebijakan

Hingga akhirnya, penantian panjang itu sampai pada ujung yang dinanti.Nama mereka tercantum dalam daftar jemaah haji tahun ini Bagi Muhazir, momen itu bukan sekadar kabar keberangkatan, melainkan jawaban dari doa-doa panjang yang ia panjatkan bersama istrinya selama bertahun-tahun.

Suaranya bergetar saat mencoba mengungkapkan rasa syukur yang tak mampu ia sembunyikan.“Alhamdulillah… kami masih diberi kesempatan sampai hari ini,” ucapnya lirih.

Di sampingnya, Sarah menunduk sambil menahan air mata. Genggaman tangan keduanya tak terlepas, seolah perjalanan panjang yang mereka lalui kini bermuara pada satu titik yang penuh makna.

Dengan suara terbata, Muhazir kembali memohon doa.“Kami mohon doa… semoga kami diberi kesehatan, kelancaran, dan menjadi haji yang mabrur.

”Di antara 120 jemaah yang berangkat tahun ini, kisah mereka menjadi pengingat bahwa sabar tidak pernah sia-sia, dan doa yang terus dipanjatkan akan selalu menemukan waktunya untuk kembali sebagai jawaban. (Red)

Pemkab Mimika Siap Tarik Puluhan Mobil Dinas Mantan Pejabat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
× Advertisement
× Advertisement