MIMIKA BERKABAR.COM– PT Dwi Koala, perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) yang beroperasi di Kabupaten Mimika, menaikkan harga jual sejumlah produknya. Kebijakan ini berlaku mulai Senin, 13 April 2026, sebagai respons terhadap lonjakan harga bahan baku plastik dan biaya pengiriman dari Surabaya yang mencapai 60–70 persen.
Manager Pemasaran PT Dwi Koala, Reynoldo, saat ditemui di Timika pada Kamis (16/4/2026), menjelaskan bahwa seluruh bahan baku penunjang produksi masih didatangkan dari Surabaya.
Kenaikan harga bahan dasar plastik serta biaya ekspedisi dan pengiriman kontainer memaksa pihaknya menyesuaikan harga jual.
“Kita harus menyesuaikan agar produksi bisa berjalan dengan baik. Kami tidak ingin mengurangi karyawan atau produksi, jadi keputusannya menaikkan harga sedikit. Kenaikan ini sudah kami lampirkan kepada publik dan pelanggan, serta sudah ditembuskan ke Disperindag sebagai instansi pengawas,” ujar Reynoldo.
Berikut rincian kenaikan harga produk PT Dwi Koala:·
Kemasan 1500 ml (per karton): dari Rp50.000 menjadi Rp55.000·
Kemasan gelas (per karton): dari Rp25.000 menjadi Rp27.000·
Galon 19 liter (isi ulang/tukar): dari Rp20.000 menjadi Rp22.000·
Galon 19 liter (beli baru): dari Rp85.000 menjadi Rp90.000
Sementara itu, produk kemasan 330 ml dan 600 ml tidak mengalami kenaikan harga.
Reynoldo menambahkan, saat ini pemasaran PT Dwi Koala hanya menjangkau wilayah Kota Timika. Untuk daerah pedalaman atau luar kota, penjualan dilakukan oleh distributor.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika, drh. Sabelina Fitriani, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, membenarkan bahwa pihaknya telah menerima pemberitahuan terkait penyesuaian harga tersebut.
“Tentu kami akan mengambil langkah untuk terus melakukan pemantauan harga di lapangan,” ujar Sabelina singkat. (Red)

























Komentar