Advertisement
Kabar Papua
Home » Anggota DPR Papua Tengah Ajak Komunitas dan Tenaga Kesehatan Sinergi untuk Anak Pengungsi di Mimika

Anggota DPR Papua Tengah Ajak Komunitas dan Tenaga Kesehatan Sinergi untuk Anak Pengungsi di Mimika

MIMIKA BERKABAR.COM– Anak-anak pengungsi korban konflik di sejumlah wilayah Papua membutuhkan dukungan nyata agar tetap mendapatkan akses pendidikan dan pelayanan kesehatan. Menyikapi kondisi tersebut, Anggota DPR Provinsi Papua Tengah, Nancy Raweyai, mengajak komunitas, relawan, dan tenaga kesehatan bersinergi dalam gerakan kemanusiaan di Kabupaten Mimika.

Ajakan itu disampaikan Nancy saat melaksanakan reses tahap III Tahun 2026 dengan mengunjungi pos pengungsi di Jalan Anggrek, Kelurahan Sempan, Timika. Ia menyoroti keterbatasan layanan dasar, terutama bagi perempuan dan anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus.

Nancy mendorong keterlibatan komunitas lokal untuk menghadirkan kegiatan pendidikan yang kreatif dan menyenangkan bagi anak-anak pengungsi. Salah satu komunitas yang menyatakan kesiapan berkontribusi adalah Akarasa, komunitas relawan yang digerakkan generasi Z untuk mendorong kreativitas, berbagi pengetahuan, dan membangun kepedulian sosial.

Founder Akarasa, Ringga Surya, bersama anggota komunitas, Wandah dan Angga, menyatakan komitmen untuk mengambil bagian dalam upaya tersebut.

“Kami percaya bahwa setiap orang memiliki kemampuan untuk berkontribusi, sekecil apa pun kontribusinya,” ucap Ringga.

MAITUA Diluncurkan, Pemkab Mimika Ingin Data Antar-OPD Terintegrasi dan Jadi Dasar Kebijakan

Di bidang kesehatan, Nancy juga telah menjalin komunikasi dengan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Mimika, dr. Enny Kenangalem, guna mendorong pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak-anak pengungsi.

Menurut Nancy, berbagai pihak sebenarnya memiliki kepedulian yang sama, tetapi perlu membangun koordinasi agar bantuan yang diberikan lebih terarah dan berdampak.

“Banyak yang punya hati dan keinginan yang sama. Hanya saja gerakannya masih sangat parsial, sehingga dampaknya tidak terlalu nyata,” tuturnya.

Ia pun mengajak masyarakat berpartisipasi melalui dukungan moril, donasi, maupun keterlibatan sebagai relawan pengajar. Melalui kolaborasi lintas komunitas dan tenaga kesehatan, kebutuhan pendidikan serta kesehatan anak-anak pengungsi diharapkan dapat terpenuhi dengan lebih baik selama mereka berada di Mimika. (Red)

Pemkab Mimika Siap Tarik Puluhan Mobil Dinas Mantan Pejabat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
× Advertisement
× Advertisement