Advertisement
Kabar Pemerintahan
Home » Empat Pokja TP-PKK Mawokauw Jaya Siap Perkuat Edukasi Gizi, Posyandu, dan Ekonomi Keluarga

Empat Pokja TP-PKK Mawokauw Jaya Siap Perkuat Edukasi Gizi, Posyandu, dan Ekonomi Keluarga

MIMIKA BERKABAR.COM – Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kampung Mawokauw Jaya resmi dikukuhkan. Sebanyak 20 pengurus yang terbagi dalam empat kelompok kerja (Pokja) siap menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat, mulai dari edukasi gizi, peningkatan layanan Posyandu, hingga penguatan ekonomi keluarga.

Ketua TP-PKK Kampung Mawokauw Jaya, Dewi Talubun, mengatakan masing-masing Pokja memiliki tugas dan tanggung jawab yang saling mendukung dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ketua TP-PKK Kampung Mawokauw Jaya, Dewi Talubun

“Kami memiliki 20 anggota yang terbagi dalam empat Pokja. Masing-masing memiliki program kerja sesuai bidangnya untuk mendukung kesejahteraan keluarga di Kampung Mawokauw Jaya,” ujar Dewi usai pelantikan, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, Pokja I akan berfokus pada penghayatan dan pengamalan Pancasila, menggerakkan budaya gotong royong, serta memberikan edukasi mengenai pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, perlindungan perempuan dan anak, serta pembinaan masyarakat.

Sementara itu, Pokja II menangani bidang pendidikan, keterampilan, dan pengembangan ekonomi keluarga. Program yang dijalankan meliputi upaya mencegah anak putus sekolah, pelatihan keterampilan bagi ibu-ibu, serta pengembangan usaha peningkatan pendapatan keluarga melalui usaha kecil berbasis pangan lokal.

MAITUA Diluncurkan, Pemkab Mimika Ingin Data Antar-OPD Terintegrasi dan Jadi Dasar Kebijakan

Suasana sosialisai

“Selama ini kami juga memberikan pelatihan keterampilan, seperti memasak dan mengolah pangan lokal. Harapannya, ibu-ibu bisa meningkatkan pendapatan keluarga melalui usaha kecil yang mereka jalankan,” katanya.

Untuk Pokja III, TP-PKK akan memperkuat edukasi gizi dan pencegahan stunting dengan mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam tanaman bergizi seperti kelor dan katuk. TP-PKK juga akan bekerja sama dengan petani agar kebutuhan sayuran masyarakat dapat terpenuhi.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa makanan bergizi tidak harus mahal. Yang terpenting adalah memanfaatkan bahan pangan yang ada di sekitar rumah agar kebutuhan gizi keluarga, terutama ibu hamil dan balita, tetap terpenuhi,” jelasnya.

Sedangkan Pokja IV akan memprioritaskan peningkatan pelayanan Posyandu, mendorong ibu hamil memeriksakan kehamilan secara rutin, serta mengajak orang tua membawa balita usia 0 hingga 59 bulan ke Posyandu.

Suasana sososialisasi

Selain itu, TP-PKK juga akan terus mengedukasi masyarakat mengenai pola hidup bersih dan sehat serta menjaga kebersihan lingkungan. Dewi berharap seluruh program tersebut dapat berjalan dengan dukungan pemerintah kampung, kader PKK, dan masyarakat.

Pemkab Mimika Siap Tarik Puluhan Mobil Dinas Mantan Pejabat

Ia menegaskan TP-PKK Mawokauw Jaya juga akan berperan aktif mendukung program nasional percepatan penurunan stunting dan penanganan kemiskinan ekstrem.

“Ke depan kami akan fokus mendukung program nasional penanganan kemiskinan ekstrem dan percepatan penurunan stunting. Program ini hanya bisa berhasil apabila ada kerja sama yang baik antara TP-PKK, pemerintah kampung, dan seluruh masyarakat,” pungkasnya. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
× Advertisement
× Advertisement