Advertisement
Uncategorized
Home » Rekrutmen Paskibraka Mimika Selesai, 1 Siswa Gugur di Tingkat Nasional

Rekrutmen Paskibraka Mimika Selesai, 1 Siswa Gugur di Tingkat Nasional

MIMIKA BERKABAR. COM– Proses rekrutmen calon anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) tingkat Kabupaten Mimika untuk tahun 2026 telah rampung dilaksanakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Dari proses seleksi yang berlangsung secara daring sejak Januari lalu, puluhan peserta dinyatakan lolos ke jenjang provinsi, meskipun satu siswa asal Timika harus gagal di tingkat nasional.

Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Mimika, Ronny S. Marjen, S.STP., M.H, menjelaskan bahwa rekrutmen tahun ini terintegrasi dengan sistem digital nasional, di mana setiap peserta yang lulus akan memiliki barcode khusus yang terhubung dengan akun masing-masing.

“Proses perekrutan secara online sudah berjalan dari Januari, Februari, dan sampai kemarin. Kita telah mengirimkan 10 orang ke tingkat provinsi, dan terdapat 52 orang yang ada di tingkat kabupatenkota,” ujar Ronny, Selasa (14/7/2026).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pihaknya juga mengirimkan 11 orang untuk mengikuti seleksi di tingkat nasional.

MAITUA Diluncurkan, Pemkab Mimika Ingin Data Antar-OPD Terintegrasi dan Jadi Dasar Kebijakan

Dari jumlah tersebut, enam orang asal Provinsi Papua Tengah dinyatakan lolos. Namun, satu anak kebanggaan Timika harus terhenti langkahnya pada tahap pantahiran (seleksi akhir) di tingkat nasional dan kini berstatus cadangan di tingkat provinsi.

“Kami sangat menyayangkan, tetapi dia tetap akan masuk dalam informasi provinsi sebagai cadangan. Jadi tetap bermain di level provinsi,” tambah Ronny.

Ronny memastikan bahwa para peserta yang lolos akan segera mengikuti pembinaan wawasan kebangsaan. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung mulai 17 Juli hingga 17 Agustus 2026 atau selama dua minggu.

“Mulai 17 Juli sampai 17 Agustus nanti, mereka masih bolak-balik untuk pembinaan. Setelah dua minggu selesai, kemungkinan per 1 Januari 2027 mereka sudah masuk penampungan semua secara penuh,” jelasnya.

Meskipun proses berjalan lancar, Ronny mengakui bahwa masih terdapat kendala di lapangan, terutama terkait akses pendaftaran daring. Banyak calon peserta yang terkendala kuota internet dan paket data untuk melakukan scan barcode.

Pemkab Mimika Siap Tarik Puluhan Mobil Dinas Mantan Pejabat

“Tidak semua orang mau daftar online karena repot, apalagi jika tidak punya kuota. Misalnya di SMA 3, di Toko, atau di daerah Coconut, mereka kesulitan,” ungkapnya.

Menyikapi hal tersebut, Ronny berkomitmen untuk melakukan perbaikan pada tahun depan. Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Kesbangpol berencana untuk turun lebih awal melakukan verifikasi dan memfasilitasi pendaftaran, termasuk dengan menyediakan akses paket data bagi para pelajar.

“Kita tidak bisa hanya menunggu kesadaran mereka, karena mungkin mereka mau tapi terkendala paket. Tahun depan kita coba formasi lebih tinggi lagi. Kita harus lebih dini melakukan verifikasi dan pendampingan, agar teman-teman bisa lebih selektif, tetapi tetap memberikan kesempatan yang luas bagi anak-anak Mimika,” pungkas Ronny. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
× Advertisement
× Advertisement