Advertisement
Kabar Ekonomi Kabar Kampung Kabar Kesehatan Kabar Pemerintahan Kabar Pendidikan
Home » Kampung Mawokauw Jaya, Distrik Wania: Percontohan Nasional Penanganan Stunting Lewat Program Dashat

Kampung Mawokauw Jaya, Distrik Wania: Percontohan Nasional Penanganan Stunting Lewat Program Dashat

MIMIKA BERKABAR.COM– Kampung Mawokauw Jaya di Distrik Wania kembali menorehkan prestasi di bidang pembangunan keluarga. Melalui program Dashat (Dapur Sehat) yang merupakan inisiatif BKKBN berkolaborasi dengan DP3AP2KB, kampung ini berhasil menjadi percontohan nasional dalam penanganan stunting sekaligus pemberdayaan ekonomi keluarga.

Ketua TP-PKK Kampung Mawokauw Jaya, Dewi Talubun, saat ditemui di sela-sela kegiatan pemantauan pada Selasa (8/7/2026), menjelaskan bahwa program Dashat mengusung konsep pangan lokal bergizi untuk mencegah fenomena stunting.

Saat ini, pendampingan difokuskan pada 6 keluarga sasaran yang teridentifikasi berisiko stunting.

“Kami mengedukasi masyarakat tentang perilaku hidup sehat dan makanan bergizi. Yang terpenting, makanan sehat tidak perlu mahal. Kami ajarkan mereka memanfaatkan pekarangan rumah seperti daun kelor dan daun katuk. Selain itu, pangan lokal seperti petatas (ubi jalar) bisa diolah untuk anak usia 8–12 bulan dengan dilumatkan dan dicampur sayur, telur, serta ikan. Itu adalah kombinasi sempurna antara protein hewani, nabati, dan karbohidrat,” ujar Dewi.

Suasana

Program ini tidak hanya berfokus pada gizi, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi. Berkat gotong royong warga, kampung kini memiliki budidaya ikan lele, ternak ayam, dan babi yang didukung penuh oleh Pemerintah Kampung.

Brida Gandeng Litbang Kompas Kaji Kinerja Pemkab dan Kepuasan Masyarakat

Kolaborasi antara kader PKK, Posyandu, dan tenaga kesehatan juga berjalan solid. Saat ini, terdapat 20 kader PKK, 5 kader Posyandu, 6 kader malaria, dan 3 kader TPK dengan tingkat keaktifan mencapai 90 persen dalam pemantauan lapangan.

“Setiap dua minggu sekali, kami membagikan telur dan susu kepada keluarga sasaran, kemudian turun lagi untuk memantau perkembangan kesehatan mereka. Kami pantau rutin empat kali dalam sebulan,” tambah Dewi.

Meski program berjalan baik, Dewi mengakui bahwa kendala utama tetap pada kesadaran individu. Menurutnya, status ekonomi bukanlah jaminan anak terbebas dari stunting jika pola asuh dan pola makan tidak diperhatikan.

“Bisa saja orang tua berpenghasilan besar tetapi anaknya stunting karena lebih sering diberi jajan yang tidak bergizi. Jadi, komunikasi dan edukasi harus terus menerus kami lakukan agar kesadaran keluarga terbangun,” jelasnya.

Keberhasilan Kampung Mawokauw Jaya bukanlah isapan jempol. Pada tahun 2022, kampung ini meraih penghargaan sebagai juara penanganan stunting dalam program 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

ASN di Puncak Ditikam OTK, Kapolres Langsung Jenguk Korban

Prestasi ini menjadikan Mawokauw Jaya sebagai salah satu Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) terbaik.

Hal ini ditegaskan oleh Yosua Yeuyanan, selalu Pamong Inovasi pada DP3AP2KB, yang menjelaskan bahwa kampung tersebut telah menerima penghargaan dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (BKKBN) sebagai kampung percontohan (best practice) dalam pelaksanaan program dan inovasi daerah.

“Kampung ini berhasil karena melakukan integrasi antara penanganan stunting dan pemberdayaan ekonomi keluarga. Keluarga berisiko stunting tidak hanya diberi bantuan pangan, tetapi juga diberikan modal usaha sesuai sektor ekonomi yang ada di kampung. Dengan begitu, ketahanan pangan dan kemandirian warga terbangun secara berkelanjutan,” pungkas Yosua.

Dengan kolaborasi antara pemerintah kampung, kader, dan masyarakat, program Dashat di Kampung Mawokauw Jaya membuktikan bahwa penanganan stunting bisa dilakukan secara efektif dengan mengoptimalkan kekayaan lokal dan semangat kebersamaan. (Red)

Bawaslu Mimika Perkuat Pengawasan, Sosialisasi Cegah Politik Uang Digelar

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
× Advertisement
× Advertisement