MIMIKA BERKABAR.COM– Pemerintah Kelurahan Inauga, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, menggelar kegiatan pembagian bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat.
Penyaluran yang berlangsung pada Rabu (24/6/2026) ini menyasar sebanyak 2.308 Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat yang tersebar di seluruh wilayah administratif Kelurahan Inauga, mulai dari Rukun Tetangga (RT) 01 hingga RT 17.
Kegiatan yang berlangsung selama kurang lebih 8 jam ini mendapat antusiasme yang sangat tinggi dari warga. Terpantau sejak pagi hari pukul 08.30 WIT, warga sudah mulai berdatangan dan memadati lokasi penyaluran untuk mengantre guna mendapatkan jatah bantuan mereka. Proses pembagian berlangsung kondusif hingga selesai pada pukul 16.00 WIT, meskipun jumlah penerima yang cukup besar.
Pelaksanaan pembagian bantuan ini berjalan tertib dan lancar berkat pengawasan langsung dari aparat gabungan TNI dan Polri.
Babinsa Kelurahan Inauga, Sertu Matius Lipan, serta Babinkamtibmas Kelurahan Inauga, Brigpol Aljum Ahsani Abdul, turun langsung ke lapangan untuk memastikan tidak terjadi kericuhan atau penyimpangan dalam proses distribusi.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh warga mendapatkan haknya dengan adil dan tertib. Kegiatan seperti ini rawan terjadi penumpukan massa, sehingga kehadiran kami adalah untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dan memastikan protokol keamanan berjalan dengan baik,” ujar Sertu Matius Lipan di sela-sela pengawasannya.
Selain aparat keamanan, para Ketua RT di lingkungan Kelurahan Inauga juga turut serta memantau jalannya penyaluran. Keterlibatan mereka sangat krusial untuk mencocokkan data penerima serta memastikan bahwa bantuan tepat sasaran, mengingat mereka adalah pihak yang paling mengetahui kondisi warganya masing-masing.
Kepala Kelurahan Inauga, Gerson Rumbarar, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan hari ini merupakan kuota dari Perum Bulog yang telah tiba di gudang penyimpanan sejak Kamis (18/6/2026) lalu.
Namun, proses penyaluran baru dapat dilaksanakan hari ini setelah melalui serangkaian persiapan administratif dan koordinasi yang matang.
“Kami tidak bisa langsung membagikan bantuan begitu barang datang. Ada proses verifikasi data yang harus kami lakukan. Kami harus menginformasikan kepada seluruh Ketua RT di Inauga terlebih dahulu, kemudian mereka menyampaikan kepada warganya. Hal ini penting agar tidak ada kesalahan data dan masyarakat benar-benar memahami mekanismenya,” terang Gerson Rumbarar saat ditemui di lokasi.
Lebih lanjut, Gerson menekankan bahwa syarat utama bagi warga untuk menerima bantuan ini adalah menunjukkan Kartu Keluarga (KK) asli dan nama mereka harus terdaftar jelas sebagai Calon Penerima Bantuan (CPB) yang telah ditetapkan sebelumnya.
“Kami meminta warga untuk membawa KK asli agar proses pencocokan data bisa cepat dan akurat. Ini juga sebagai bentuk transparansi agar tidak ada warga yang tidak berhak mencoba mengambil bantuan,” tambahnya.
Adapun bantuan pokok yang diserahkan kepada setiap KK penerima adalah paket sembako yang terdiri dari beras dan minyak goreng.

Pemerintah Kelurahan berharap dengan adanya bantuan ini, beban ekonomi masyarakat khususnya di sektor pangan dapat sedikit berkurang di tengah dinamika harga kebutuhan pokok saat ini.
“Ini adalah wujud kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat, untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari. Jangan dijual kembali, gunakan untuk konsumsi keluarga,”pesan Gerson Rumbarar dengan tegas.
Antusiasme dan rasa syukur tampak jelas terpancar dari wajah para penerima bantuan. Salah satunya adalah Mince, seorang warga penerima manfaat yang mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.
“Saya sangat berterima kasih kepada pemerintah. Bantuan ini sangat berarti bagi kami masyarakat. Dengan adanya beras dan minyak goreng ini, kami bisa menghemat pengeluaran sehari-hari. Terima kasih banyak kepada Bapak Lurah dan semua pihak yang sudah membantu kami,” ujar Mince.
Program pembagian bantuan pangan di Kelurahan Inauga ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah kelurahan, aparat keamanan, dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.
Diharapkan kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak lagi masyarakat yang membutuhkan di masa mendatang. (Red)
























Komentar