MIMIKA BERKABAR.COM– Pemerintah Kampung Mawokauw Jaya, Distrik Wania, menggelar pertemuan awal tahun yang berlangsung pada Selasa (19/5/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh 13 ketua RT, seluruh anggota Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam), Linmas, Aparat Kampung,Tim Penggerak PKK Kampung, kader posyandu, kader malaria, tokoh masyarakat, serta tokoh agama.
Kepala Kampung Mawokauw Jaya, Edyson Rafra, saat ditemui usai pertemuan menjelaskan bahwa agenda utama adalah menyampaikan sejumlah kebijakan dan informasi penting kepada aparatur kampung dan masyarakat.

“Pertama, kami sampaikan tentang perpanjangan masa jabatan kepala kampung berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor 355 Tahun 2025. Masa jabatan akan berakhir pada Desember 2027. Selain itu, SK Nomor 354 Tahun 2025 tentang perpanjangan masa jabatan Bamuskam juga sudah kami terima. Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah dan bupati yang telah mengeluarkan SK ini. Ini perlu disosialisasikan agar masyarakat tahu,” ujar Edyson.
Selain itu, pertemuan juga membahas perbaikan struktur aparatur kampung. Menurut Edyson, dalam perjalanan enam tahun terakhir, ada sejumlah aparatur seperti pengurus PKK, posyandu, kader malaria, serta aparat kampung yang tidak aktif.
“Kami perbarui kembali agar pelayanan kepada masyarakat ke depan semakin maksimal,” tegasnya.
Pemerintah kampung juga menyampaikan bahwa Pemerintah Distrik Wania akan segera mengeluarkan edaran terkait pemilihan ketua RT. Hal ini perlu diketahui masyarakat melalui pertemuan hari ini.

Isu kebersihan lingkungan juga menjadi perhatian dan disampaikan kepada ketua RT yang masih menjabat. Terkait alokasi dana desa tahun 2026, Edyson mengungkapkan bahwa Pemerintah Kampung Mawokauw Jaya menerima dana desa sebesar Rp373.456.000.

“Kami sampaikan kepada masyarakat agar mereka tahu apa yang dikerjakan pemerintah kampung sesuai usulan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Kampung (Musrenbangkamp). Kegiatan yang bisa dilaksanakan akan kami lakukan,” jelasnya.
Edyson menambahkan bahwa ke depan struktur dan aparatur kampung akan dikode ulang sehingga setiap aparat dan aparatur memahami tugas pokok dan fungsinya masing-masing. “Inti dari semua ini adalah pelayanan kepada masyarakat yang semakin maksimal,” pungkasnya. (Red)

























Komentar