MIMIKA BERKABAR.COM– Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) turun langsung menangani kondisi Jalan Ahmad Yani yang sempat viral karena berlubang dan menjadi sasaran sindiran warga setempat.
Kepala Dinas PUPR Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, menegaskan bahwa saat ini kondisi jalan tersebut sudah dalam keadaan baik. Namun, pihaknya tetap merencanakan perbaikan lebih lanjut mengingat jalan di Ahmad Yani sudah 23 tahun belum pernah di-overlay.
“Overlay belum bisa dilakukan tahun ini karena kita harus perencanaan dulu, baru bisa dianggarkan. Penganggaran tetap harus mengikuti mekanisme program,” ujar Inosensius saat diwawancarai, Jumat (24/4/2026).
Rencana perbaikan itu, menurutnya, sesuai dengan perintah Bupati Mimika, Johannes Rettob.Selain persoalan infrastruktur, Inosensius juga menyoroti perilaku warga yang masih membuang sampah sembarangan, termasuk ke saluran got.
Ia mengimbau agar masyarakat turut terlibat dalam pemeliharaan lingkungan.”Masyarakat harus terlibat. Mereka buang sampah di situ, bahkan sampai tengah jalan. Mereka yang tinggal di situ harusnya tegur warganya,” tambahnya.
Inosensius mengapresiasi kepedulian warga setempat yang turut membantu petugas melakukan perbaikan jalan. Sebelum kejadian viral, dinas PUPR sebenarnya sudah mengecek dan berencana memperbaiki jalan, tetapi terkendala alat mesin pemotong beton (cutting) yang tak kunjung mendapat jawaban dari pemiliknya.
Saat hujan turun dan kondisi jalan berlubang itu viral, bagian pemeliharaan jalan Dinas PUPR segera bergerak cepat.
“Teman-teman bagian pemeliharaan jalan langsung ke sana dan melakukan langkah-langkah yang bisa diambil. Kami merekrut empat orang warga lokal di situ, tetapi mereka ramai-ramai membantu ada yang mengangkat besi dan membobol pakai hammer,”ujarnya.
Sebelumnya, Jalan Ahmad Yani tepat di samping Surabaya Motor, Timika, sempat viral karena warga memancing di lubang jalan sebagai bentuk sindiran kepada pemerintah daerah. (Red)






















Komentar