Advertisement
Kabar Kota
Home » Warga BTN Kamoro Indah Sampaikan Aspirasi lewat Reses Anggota DPRK Mimika

Warga BTN Kamoro Indah Sampaikan Aspirasi lewat Reses Anggota DPRK Mimika

MIMIKA BERKABAR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika, Herman Tangke Pare, ST, menggelar Reses Tahap I di daerah pemilihannya (Dapil 4). Kegiatan penjaringan aspirasi tersebut berlangsung di Jalan BTN Kamoro, Kelurahan Wonosari Jaya, pada Selasa (17/3/2026) malam.

Hadir dalam kesempatan tersebut Lurah Wonosari Jaya, Jan Roly Rahakbauw, serta puluhan warga dari RT 14 dan sekitarnya. Dalam sambutannya, Lurah Jan Roly menyambut baik pelaksanaan reses yang baru pertama kali dilakukan di wilayahnya ini.

Herman Tabgke saat menyampaikan sambutan.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan reses pada malam hari ini. Ini adalah jembatan bagi kita selaku masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan inspirasi terkait kondisi di Wonosari Jaya, khususnya di lingkungan ini,” ujar Lurah Jan Roly.

Ia mencontohkan sejumlah persoalan yang dihadapi warganya, seperti perlunya perbaikan saluran drainase di wilayah pemukiman padat penduduk.

“Kita berharap dengan reses ini, berbagai usulan dapat didorong dan diakomodir,” tambahnya.

Brida Gandeng Litbang Kompas Kaji Kinerja Pemkab dan Kepuasan Masyarakat

Anggota DPRK Mimika, Herman Tangke Pare, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan warga BTN Kamoro Indah. Menurutnya, kedekatannya dengan warga sudah terjalin lama, bahkan sebelum ia terpilih sebagai anggota dewan.

“Saya sangat senang bisa hadir di sini. Dulu kami bersama-sama merintis kawasan ini agar layak huni dan anak-anak kita bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Mungkin dari situlah bapak ibu sekalian menaruh harapan dan kepercayaan kepada saya,” ungkap Herman.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan reses ini adalah kewajiban setiap anggota dewan untuk kembali ke dapil dan mendengarkan langsung keluhan serta aspirasi konstituennya.

“Silakan sampaikan aspirasi bapak ibu, dan semoga saya beserta rekan-rekan di DPRK bisa memperjuangkannya,” imbuhnya.

Sejumlah Aspirasi Diserukan WargaDalam sesi dialog, warga antusias menyampaikan usulan mereka. Beberapa di antaranya adalah:

ASN di Puncak Ditikam OTK, Kapolres Langsung Jenguk Korban

1. Yohanes (RT 21) mengusulkan bantuan untuk Gereja yang ada di belakang gedung pertemuan. Ia menyoroti kondisi kursi jemaat yang sudah tidak layak, peralatan sound system yang rusak, dan pembangunan saluran drainase di sekitar Rumah Pastori yang kerap kebanjiran saat hujan.

2. Hendrik Sidahulu mewakili jemaat gereja yang sedang dalam proses pembangunan menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan perhatian Herman Tangke Pare.

“Kami merasa sangat dihargai dan bangga memiliki anggota dewan seperti pak Herman. Semoga pak dewan selalu sehat,” tuturnya.

3. Dorce menyuarakan keluhan warganya terkait sulitnya mendapatkan minyak tanah. Ia mengaku warga kerap antre namun tidak kebagian, hingga terpaksa membeli dengan harga lebih mahal, mencapai Rp60.000.

“Kami berharap ada solusi cepat untuk masalah minyak tanah ini,” pintanya.

Basarnas dan Pertapindo Teken MoU, SAR Timika dan BPBD Mimika Tanda Tangan PKS

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Herman Tangke Pare memberikan respons satu per satu. Terkait usulan perbaikan gereja, ia mengaku sudah memasukkan usulan kursi gereja sejak tahun lalu dan akan terus memperjuangkannya.

Ia juga berjanji akan mengupayakan bantuan untuk sound system dan perbaikan Rumah Pastori.

“Saya sudah lihat sendiri kondisi kursi yang dimaksud. Soal drainase, kita akan coba koordinasikan. Tapi perlu dipahami, untuk kawasan perumahan seperti ini, tanggung jawab utama ada pada pengembang. Namun jika pemerintah masuk dengan program, kita akan dorong,” jelasnya.

Ia menambahkan, perbaikan drainase memerlukan survei teknis untuk menentukan arah aliran air yang tepat.

“Tim dari dinas terkait harus turun dulu untuk survei, mau dibuang ke mana airnya. Yang jelas, kita akan perjuangkan dulu untuk tempat ibadah ini agar lebih layak,” janjinya.

Menanggapi keluhan Ibu Dorce soal minyak tanah, Herman berjanji akan mengoordinasikannya dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

Ia menceritakan bahwa masalah ini sebenarnya sudah pernah diusulkan dan sempat akan dipindahkan ke lokasi lain, namun belum terealisasi.

“Kita akan coba dorong lagi. Mungkin bisa diadakan lagi di sini atau dicarikan solusi terbaik. Nanti saya akan berkoordinasi dengan Disperindag,” pungkas Herman.

Reses yang berlangsung hangat itu pun ditutup dengan harapan agar seluruh aspirasi yang disampaikan dapat segera direalisasikan demi kemajuan dan kesejahteraan warga BTN Kamoro Indah. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
× Advertisement
× Advertisement