MIMIKA BERKABAR – Gereja Katolik St. Stefanus Sempan menggelar Misa Vigili Paskah atau Malam Paskah pada pukul 19.30 WIT, sebagai puncak rangkaian Tri Hari Suci Paskah 2026.
Perayaan liturgi ini menjadi awal kebangkitan Yesus Kristus setelah dimulai dari Kamis Putih dan Jumat Agung.Misa malam Paskah yang kedua di gereja tersebut dipimpin oleh Pastor Gabriel OFM.
Untuk kenyamanan umat, panitia gereja menyiapkan kursi dan tenda guna mengantisipasi jumlah jemaat yang mengikuti rangkaian ibadah Tri Suci. Prosesi Vigili Paskah berlangsung khidmat, diawali dengan penyalakan lilin Paskah oleh pastor.
Lilin yang menyala melambangkan cahaya kedatangan Kristus sebagai sang Terang Sejati yang mengalahkan kematian dan dosa.
Dalam homilinya, Pastor Gabriel menyampaikan bahwa kegelapan total pada awal perayaan melambangkan kerapuhan manusia, dosa, keputusan keliru, dan maut.
“Namun seberkas cahaya dari lilin Paskah telah memecah kegelapan ini. Lilin Paskah melambangkan sang Terang Sejati, yaitu Yesus Kristus,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa setelah lilin utama dinyalakan, api itu dibagikan kepada lilin-lilin kecil umat.
“Kita pun dipanggil untuk menjadi terang bagi sesama. Paskah bukan sekadar peristiwa masa lalu, melainkan peristiwa saat ini yang mengubah kegelapan kehidupan kita menjadi terang,” tegas pastor.
Pada bacaan Injil Matius 28:1-10, Pastor Gabriel mengingatkan kisah penciptaan yang indah, di mana Allah menciptakan alam semesta dan manusia dalam keadaan sungguh amat baik, serta manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah.
“Ini adalah teguran sekaligus pengharapan. Dan Papua, tempat kita berada, adalah tanah yang kaya bukti cinta Tuhan kepada kita,” katanya.
Ia mengajak umat untuk merenungkan kerusakan alam dan retaknya persaudaraan yang terjadi saat ini.
“Paskah mengajak kita kembali ke rencana Allah: merawat dan menjaga kehidupan, baik ciptaan maupun manusia, bukan merusaknya. Kebangkitan Yesus datang untuk mengembalikan Firdaus yang hilang, agar harmoni antara manusia dan alam kembali hadir saat ini,” pesannya.
Perayaan Vigili Paskah di Gereja St. Stefanus Sempan berlangsung dengan penuh sukacita, menandai kemenangan terang atas gelap dan kehidupan atas maut. (Red)






















Komentar