MIMIKA BERKABAR – Pemerintah Kabupaten Mimika memperingati satu tahun kepemimpinan Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong dalam sebuah kegiatan yang digelar di Gedung Eme Neme Yauware, Rabu (25/3/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah dengan mengusung tema “Transformasi Menuju Mimika Maju dan Inklusif.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengatakan bahwa selama satu tahun kepemimpinan mereka, berbagai tantangan dihadapi. Namun, dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, pemerintah tetap optimistis mendorong perubahan yang signifikan.
“Target utama kami adalah menghadirkan kesejahteraan masyarakat, menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran, serta meningkatkan kualitas kesehatan, termasuk penanganan stunting dan TBC,” ujar Rettob.
Ia menjelaskan, sejumlah indikator pembangunan menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat dari 76,85 menjadi 77,5.
Pertumbuhan ekonomi juga naik dari 4,80 persen pada 2024 menjadi 6,5 persen pada 2025.Selain itu, inflasi berhasil ditekan hingga sekitar 2,3 persen, sementara Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Mimika terus mengalami peningkatan dengan sektor pertambangan dan penggalian sebagai penyumbang utama.
Di sektor pendidikan, pemerintah menambah satu unit PAUD yang dikelola oleh PKK. Reformasi birokrasi dan pelayanan publik juga terus didorong, termasuk melalui penerapan sistem manajemen talenta di lingkungan Pemkab Mimika.
Berbagai program prioritas turut dijalankan, di antaranya peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur jalan, menjaga keamanan dan kedamaian daerah, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi 10 ribu warga.
Pemerintah juga mulai mengimplementasikan program strategis nasional melalui Asta Cita, salah satunya pemberian makanan bergizi gratis kepada 5.000 siswa di 43 satuan pendidikan.
Sementara itu, Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, mengapresiasi dukungan masyarakat selama satu tahun kepemimpinan mereka.
“Kami menyadari masih banyak kekurangan. Karena itu kami mohon dukungan, doa, dan kritik yang membangun agar ke depan kami bisa bekerja lebih baik,” ujar Kemong.
Ia menegaskan bahwa kepemimpinan mereka terbuka terhadap seluruh elemen masyarakat.
“Kami tidak sempurna, yang sempurna hanya Tuhan. Mari kita berjalan bersama untuk Mimika yang lebih baik,” tutupnya.
Peringatan satu tahun kepemimpinan tersebut juga ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Bupati Johannes Rettob dan Wakil Bupati Emanuel Kemong sebagai simbol rasa syukur.
Kegiatan kemudian ditutup dengan doa lintas agama sebagai simbol toleransi di Mimika, serta diisi dengan penampilan kasidah dan tausiah. (Red)




















Komentar