Advertisement
Kabar Kriminal
Home » Pria Pendulang Ditemukan Tergantung di Mile 21 Mimika, Video Viral Warnai Penemuan

Pria Pendulang Ditemukan Tergantung di Mile 21 Mimika, Video Viral Warnai Penemuan

MIMIKA BERKABAR.COM– Seorang pria ditemukan tewas gantung diri di kawasan pendulangan Mile 21, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIT. Korban pertama kali diketahui oleh sejumlah pendulang yang tengah beraktivitas di lokasi tersebut.

Saat ditemukan, korban dalam posisi tergantung menggunakan tali nilon yang melingkar di lehernya, terikat pada sebatang kayu yang sebagian terhalang terpal biru. Ia mengenakan sweater cokelat bertulisan “TIMS UP” di bagian dada, celana pendek hitam, serta sandal jepit hitam.

Kemunculan jasad tersebut sontak membuat suasana di lokasi mencekam. Tak lama kemudian, video amatir yang memperlihatkan kondisi korban beredar luas dan menjadi viral di sejumlah grup WhatsApp.

Kapolres Mimika, AKBP Alredo Rumbiak, membenarkan peristiwa tragis ini. “Benar, ada seorang pria yang ditemukan meninggal di kawasan Mile 21,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Menurut Alredo, setelah menerima laporan warga, personel Polres Mimika langsung bergerak ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas melakukan olah tempat, memasang garis polisi, mengamankan lokasi, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi di sekitar area.

Brida Gandeng Litbang Kompas Kaji Kinerja Pemkab dan Kepuasan Masyarakat

Meski demikian, hingga saat ini aparat penyidik masih mendalami kasus tersebut. Motif di balik peristiwa nahas itu pun belum terungkap. Polisi juga masih dalam proses identifikasi guna memastikan identitas korban secara pasti.

“Kami masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengumpulkan seluruh petunjuk dan memastikan kronologi kejadian di lapangan,” tambah Alredo.

Hingga berita ini dipublikasikan, penyebab pasti kematian korban masih dalam pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah menarik kesimpulan sendiri dan menunggu hasil resmi dari penyidikan yang sedang berjalan. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
× Advertisement
× Advertisement