MIMIKABERKABAR. COM– Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Papua Tengah bersama KOSTI Kabupaten Mimika tampil mencuri perhatian dalam Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 Hijriah yang diselenggarakan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Mimika.
Kegiatan tersebut dipusatkan di lokasi eks Pasar Swadaya Timika, Selasa (16/6/2026).Pawai Ta’aruf mengambil start dari lokasi eks Pasar Swadaya, kemudian bergerak melalui Jalan Yos Sudarso dan Jalan Pendidikan, melintas di Jalan Budi Utomo dan Jalan Cenderawasih, sebelum kembali ke Jalan Yos Sudarso dan finis di lokasi eks Pasar Swadaya.

Di tengah ribuan peserta yang mengikuti pawai, rombongan KOSTI hadir dengan deretan sepeda tua berbagai jenis dan model klasik yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.
Kehadiran komunitas tersebut memberikan nuansa berbeda sekaligus menambah semarak peringatan Tahun Baru Islam di Kabupaten Mimika.Kegiatan itu dihadiri langsung Ketua Umum KOSTI Papua Tengah, Rumadi, S.E., M.Si., AWP., bersama Ketua KOSTI Kabupaten Mimika, Wahyu Marselius, serta para pengurus dan anggota KOSTI lainnya.
Dengan mengenakan atribut khas komunitas dan mengayuh sepeda-sepeda bernilai sejarah, rombongan KOSTI mendapat sambutan hangat dari warga yang memadati sepanjang rute pawai.
Rumadi mengatakan keikutsertaan KOSTI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap syiar Islam sekaligus upaya mempererat silaturahmi antarwarga di Kabupaten Mimika.
Menurutnya, KOSTI tidak hanya menjadi wadah bagi pecinta sepeda tua, tetapi juga aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, budaya, dan kemasyarakatan.
“Melalui momentum Tahun Baru Islam ini, kami ingin terus memperkuat kebersamaan dan menjalin hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 Hijriah berlangsung meriah dan diikuti berbagai organisasi, lembaga pendidikan, komunitas, serta unsur masyarakat lainnya.
Kehadiran KOSTI Papua Tengah dan KOSTI Kabupaten Mimika menjadi warna tersendiri yang memperkaya semangat kebersamaan dalam menyambut Tahun Baru Islam di Kota Timika.(Red)





















Komentar