Advertisement
Kabar Kota
Home » Musrenbang Distrik Wania Hasilkan 195 Program Usulan Pembangunan

Musrenbang Distrik Wania Hasilkan 195 Program Usulan Pembangunan

MIMIKA BERKABAR – Pemerintah Distrik Wania menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) tahun 2026, yang menghasilkan sebanyak 195 program usulan dari seluruh kampung dan kelurahan di wilayah Distrik Wania pada, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Sinkronisasi Program Prioritas Daerah Menuju Akselerasi Ekonomi Kerakyatan, Penguatan UMKM dan Koperasi serta Transformasi Digital Pelayanan Publik Bersama Mewujudkan Mimika Gerbang Emas Responsif, Transparan dan Berdaya Saing” itu menjadi momentum penting dalam menjaring aspirasi masyarakat.

Dari total 195 usulan yang masuk, bidang Fisik dan Prasarana (Fispra) mendominasi dengan 155 usulan, disusul bidang Ekonomi sebanyak 21 usulan, serta bidang Sosial Budaya sebanyak 19 usulan.

Jumlah tersebut belum termasuk usulan dari Kampung Mawokauw Jaya yang hingga saat ini belum menyerahkan daftar program.

Sambutan Bupati Mimika, Johannes Rettob, yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Fransiskus Bokeyau, menegaskan bahwa Musrenbang distrik merupakan salah satu tahapan strategis dalam perencanaan pembangunan daerah yang dilaksanakan secara partisipatif, transparan, dan akuntabel.

Brida Gandeng Litbang Kompas Kaji Kinerja Pemkab dan Kepuasan Masyarakat

“Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat dari tingkat kampung hingga distrik. Tujuannya, agar setiap program dan kegiatan pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat di wilayah Distrik Wania,” ujar Fransiskus di hadapan peserta musrenbang.

Ia menambahkan bahwa Musrenbang bukan sekadar membahas dokumen perencanaan, tetapi juga bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan pembangunan yang merata, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika, Yohana Paliling, menjelaskan bahwa proses Musrenbang tingkat distrik merupakan bagian dari rangkaian panjang penyusunan perencanaan.

“Kegiatan ini mengikuti jadwal yang telah ditentukan. Kami menargetkan seluruh data usulan masuk paling lambat 4 Maret 2026 agar dapat diverifikasi oleh tim Bappeda dan tim asistensi. Jika tidak ada kendala, maka akan dilanjutkan ke tingkat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pada 5–6 Maret 2026,” jelas Yohana.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, menambahkan bahwa seluruh kampung dan kelurahan di Distrik Wania telah menyelesaikan Musrenbang tingkat kelurahan/kampung.

ASN di Puncak Ditikam OTK, Kapolres Langsung Jenguk Korban

Ia menekankan, arah pembangunan tahun 2027 lebih difokuskan pada pemberdayaan masyarakat, ekonomi UMKM, dan kebersihan lingkungan. Kami ingin perputaran ekonomi berjalan.

Selain fisik, kami dorong pengembangan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dari OPD teknis. Penerangan jalan dan infrastruktur dasar juga tetap menjadi perhatian, namun pemberdayaan dan digitalisasi pelayanan publik menjadi fokus utama kami ke depan,” ujar Merlyn.

Dengan rampungnya Musrenbang tingkat distrik ini, seluruh usulan akan diproses lebih lanjut di tingkat kabupaten untuk kemudian diintegrasikan ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Mimika tahun 2027.

Ditambahkan bahwa usulan daftar program Kampung Mawokauw Jaya akan diserahkan pada Senin nanti oleh Sekretaris Kampung kepada pihak Distrik.

Hal ini dikarenakan Kepala Kampung yang mengikuti kegiatan Musrenbang tidak dapat menandatangani daftar usulan karena statusnya yang belum jelas sampai hari ini.”tutup. (Red)

Basarnas dan Pertapindo Teken MoU, SAR Timika dan BPBD Mimika Tanda Tangan PKS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
× Advertisement
× Advertisement