Advertisement
Kabar Kota
Home » Mediasi Berhasil, PT Serayu Group Beri Kompensasi kepada Korban Banjir di Kwamki Baru

Mediasi Berhasil, PT Serayu Group Beri Kompensasi kepada Korban Banjir di Kwamki Baru

MIMIKA BERKABAR – Persoalan banjir yang telah melanda kawasan belakang Wowor, Kelurahan Kwamki Baru, RT 02, selama hampir sepuluh tahun akhirnya menemui titik terang.

Melalui serangkaian mediasi yang dipimpin oleh Pemerintah Distrik Mimika Baru, PT Serayu Group bersedia memberikan kompensasi kepada korban terdampak untuk perbaikan rumah.

Kepala Distrik Mimika Baru, Joel Daniel Luhukay, mengonfirmasi bahwa pertemuan antara pihak korban dan PT Serayu Group telah dilakukan sebanyak tiga kali. Pertemuan terakhir berhasil melahirkan kesepakatan damai.

“Tadi sudah ada kesepakatan, semua sudah damai. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada kedua keluarga yang kena dampak banjir. Mereka sudah sepakat dan kita semua sudah setuju untuk berkolaborasi menangani masalah banjir ini,” ujar Joel Daniel.

Lebih lanjut, Joel menjelaskan bahwa kompensasi dari PT Serayu Group diterima dengan baik oleh para korban.

Brida Gandeng Litbang Kompas Kaji Kinerja Pemkab dan Kepuasan Masyarakat

“Dari pihak korban sangat berterima kasih kepada PT Serayu Group yang bagaimanapun sudah memberikan sedikit bantuan untuk kebutuhan mereka memperbaiki rumah yang rusak,” tambahnya.

Banjir yang terjadi selama satu dekade ini bukan semata-mata bencana alam, melainkan dampak dari aktivitas penambangan material (kolam) yang dilakukan PT Serayu Group di masa lalu.

Bekas galian tersebut dibiarkan menganga dan kosong, sehingga ketika hujan deras datang, air menggenang dan meluap ke permukiman warga yang lebih rendah.

“Dampaknya sangat dirasakan warga. Ada satu rumah yang hingga saat ini sulit dihuni. Bahkan, ada seorang ibu yang sampai terjatuh dan kakinya tidak bisa berjalan akibat serangan arthritis, serta rumahnya yang retak-retak,” jelas Joel, menggambarkan penderitaan yang dialami warga.

Akumulasi masalah selama bertahun-tahun inilah yang memicu emosi dan kekecewaan warga, yang merasa suara mereka tidak didengarkan.

ASN di Puncak Ditikam OTK, Kapolres Langsung Jenguk Korban

Dengan selesainya masalah kompensasi, fokus kini beralih ke penanganan penyebab banjir. Pemerintah Distrik berencana turun langsung ke lokasi pada Jumat mendatang untuk melakukan assesment lebih lanjut.

“Kita akan turun bersama-sama untuk melihat apa yang harus diperbaiki. Kita akan kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan. Mungkin kita akan membesarkan selokan, membuat talud, atau membangun saluran yang memadai di lokasi tersebut. Tujuannya agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” punggas Joel.

Joel juga menyampaikan bahwa pihaknya akan melaporkan perkembangan ini kepada pimpinan daerah untuk memastikan penanganan yang komprehensif.

Dengan komitmen bersama ini, diharapkan persoalan banjir di Kwamki Baru dapat diatasi secara tuntas, mengakhiri penderitaan warga yang telah berlangsung lama. (red)

Basarnas dan Pertapindo Teken MoU, SAR Timika dan BPBD Mimika Tanda Tangan PKS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
× Advertisement
× Advertisement