Advertisement
Kabar Kampung
Home » Gelar Musrenbang 2026, Kelurahan Wonosari Jaya Usulkan 10 Program Prioritas

Gelar Musrenbang 2026, Kelurahan Wonosari Jaya Usulkan 10 Program Prioritas

MIMIKA BERKABAR – Pemerintah Kelurahan Wonosari Jaya, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan untuk Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kelurahan Wonosari Jaya pada Rabu (25/2/2026) ini dihadiri oleh masyarakat, para ketua RT, serta perwakilan dari Tim Asistensi Bappeda dan Pemerintah Distrik Wania.

Foto bersama peserta musrenbang

Kepala Kelurahan Wonosari Jaya, Jan Roly Rahakbauw, dalam sambutannya mengapresiasi tingginya antusiasme dan partisipasi warga.

“Walaupun kita memiliki kesibukan masing-masing, namun kita satu hati untuk hadir di sini guna menyuarakan aspirasi terkait pembangunan di wilayah kita,” ujarnya.

Ia juga berharap semangat gotong royong yang selama ini terlihat dalam kegiatan Jumat Bersih dapat terus tertanam dan menjadi fondasi dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat di Kelurahan Wonosari Jaya.

Plt. Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, dalam arahannya mengingatkan bahwa perencanaan harus dilakukan dengan hati-hati dan tepat sasaran mengingat keterbatasan sumber daya.

Brida Gandeng Litbang Kompas Kaji Kinerja Pemkab dan Kepuasan Masyarakat

“Kita tidak boleh asal mengusulkan, tetapi harus melihat skala prioritas yang paling dibutuhkan masyarakat,” tegasnya.

Ia memberikan apresiasi atas inisiatif dan partisipasi aktif warga Wonosari Jaya, terutama dalam penanganan darurat seperti banjir dan pemeliharaan lingkungan yang menjadi percontohan di Distrik Wania.

“Partisipasi warga, termasuk melaporkan hal-hal darurat melalui saluran yang tersedia, sangat kami harapkan agar pemerintah dapat segera merespon,” tambahnya.

Sementara itu, Kasubid Kesra Bappeda Kabupaten Mimika, Laiko F. Laly, memaparkan bahwa usulan kegiatan harus selaras dengan tema pembangunan Kabupaten Mimika tahun 2027, yaitu akselerasi ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal, penguatan UMKM dan koperasi, serta percepatan digitalisasi layanan publik.

Ia juga menyampaikan sejumlah usulan Musrenbang tahun sebelumnya yang telah terakomodir dalam APBD 2026, seperti pembangunan infrastruktur kelurahan, pemberdayaan masyarakat, dan rehabilitasi jalan usaha tani.

ASN di Puncak Ditikam OTK, Kapolres Langsung Jenguk Korban

Setelah melalui proses diskusi dan musyawarah, Musrenbang Kelurahan Wonosari Jaya berhasil merumuskan 10 program prioritas usulan untuk pembangunan tahun 2026.

Kesepuluh program tersebut adalah:

  1. Program Infrastruktur dan Aksesibilitas Wilayah: Meliputi pembangunan dan perbaikan jalan, jembatan, serta drainase.
  2. Program Kebutuhan Dasar Masyarakat: Fokus pada penyediaan perumahan layak dan akses air bersih.
  3. Program Pengendalian dan Pelestarian Lingkungan Hidup: Meliputi pembersihan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan lingkungan pemukiman.
  4. Program Peningkatan Gizi: Meliputi pembangunan posyandu, pemberian makanan tambahan, serta sosialisasi pencegahan stunting, malaria, dan penyakit menular.
  5. Program Penataan Kelembagaan dan Infrastruktur Pemerintah: Mencakup pembangunan kantor kelurahan dan balai kelurahan.
  6. Program Pembinaan Organisasi Politik dan Kemasyarakatan: Di antaranya melalui kegiatan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ).
  7. Program Pemantapan Ketenteraman dan Ketertiban Masyarakat: Melalui pembangunan Pos Peka (Pos Keamanan).
  8. Program Sosialisasi Penegakan Hukum dan HAM: Mencakup sosialisasi KUHP, KUHAP, serta bahaya KDRT dan NARKOBA.
  9. Program Percepatan Pemberdayaan Masyarakat Menjadi Manager: Program peningkatan kapasitas manajerial masyarakat.
  10. Program Peningkatan Kualitas Pendidikan: Di antaranya pembangunan pagar sekolah di SD Inpres Timika IV.

Menutup kegiatan, Jan Roly mengapresiasi semangat dan partisipasi seluruh peserta. Ia juga mengingatkan bahwa tidak semua usulan dapat langsung direalisasikan karena adanya proses pembahasan lebih lanjut di tingkat atas.

Namun, ia mendorong masyarakat untuk terus mengontrol dan memantau perkembangan usulan mereka.

“Pimpinan daerah kita sekarang sangat terbuka. Masyarakat bisa ikut mengawasi sejauh mana usulan yang telah disampaikan,” pungkasnya. (Red)

Basarnas dan Pertapindo Teken MoU, SAR Timika dan BPBD Mimika Tanda Tangan PKS

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
× Advertisement
× Advertisement