MIMIKA BERKABAR – Pemerintah Distrik Mimika Baru, Provinsi Papua Tengah menggelar aksi Jumat bersih di kawasan Pasar Sentral, Jalan Hasanuddin, Jumat pagi (20/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian aksi kebersihan selama 21 hari yang dimulai sejak 19 Maret hingga 5 April 2026, dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi, Idul Fitri, dan Paskah.
Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, saat ditemui di sela-sela kegiatan menjelaskan bahwa tujuan utama dari aksi ini adalah menciptakan lingkungan kota yang bersih dan nyaman bagi masyarakat yang akan menjalankan ibadah.

“Kami ingin memastikan tempat ibadah dan lingkungan sekitarnya bersih agar umat bisa beribadah dengan tenang. Lokasi pertama yang kami bersihkan kemarin adalah area yang Gedung Eme Neme Yauware, karena berada di wilayah kami, kami merasa bertanggung jawab untuk memastikan kebersihannya, terutama untuk kenyamanan saudara-saudara muslim yang melaksanakan shalat id,” ujar Merlyn.
Di lokasi Pasar Sentral, petugas gabungan dari lima kelurahan diterjunkan, yakni Kelurahan Pasar Sentral, Timika Indah, Wanagon, Koperapoka, Perintis. Mereka fokus membersihkan rumput liar dan sampah di area pasar serta koridor masuk.
Merlyn mengakui bahwa volume sampah di lokasi cukup banyak. Pihaknya saat ini masih berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta kepala pasar untuk segera mengangkut tumpukan sampah.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pak Sekretaris Disperindag dan diarahkan ke Pak Kepala Pasar. Mudah-mudahan malam ini atau besok pagi sampah-sampah ini bisa segera diangkut. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah di sini selama proses pembersihan berlangsung,” tambahnya.
Menariknya, dalam aksi bersih kali ini, hanya aparat dan warga non-muslim yang turun ke lapangan. Hal itu dilakukan sebagai bentuk toleransi, memberikan kesempatan kepada warga muslim untuk mempersiapkan diri menjalankan ibadah.

“Kami yang non-muslim saja yang turun. Saudara-saudara muslim silakan fokus persiapan ibadah. Setelah ini, kami akan terus bergerak membersihkan sudut kota agar semuanya nyaman,” jelas Merlyn.
Di akhir wawancara, ia berharap aksi kecil dari pemerintah distrik ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.
“Kami ingin masyarakat melihat bahwa pemerintah hadir melakukan aksi nyata. Minimal, masyarakat mau membuang sampah pada tempatnya. Nanti petugas kami yang ambil. Mari kita jaga kota kita agar tetap indah,” pungkasnya. (Red)





















Komentar