Advertisement
Kabar Kota
Home » Distabun Mimika Dorong Pengembangan Kakao dan Kopi untuk Petani Lokal

Distabun Mimika Dorong Pengembangan Kakao dan Kopi untuk Petani Lokal

MIMIKA BERKABAR – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distabun) Kabupaten Mimika terus menggencarkan pengembangan komoditas perkebunan guna meningkatkan kesejahteraan petani.

Kepala Distabun Mimika, Alice Irene Wanma, menyampaikan sejumlah program unggulan yang sedang dijalankan, mulai dari budidaya kakao hingga kopi robusta.

Menurut Alice, pihaknya telah menanam kakao di kawasan Pohon Jomblo. Meskipun lokasinya agak jauh dari jalan utama karena kondisi tanah yang sulit, pihak dinas telah melakukan peninjauan langsung dan akan memberikan bantuan peralatan penunjang produksi kakao bagi pelaku UMKM.

“Kami sudah ada penanaman kakao di Pohon Jomblo. Kemarin kami sudah tinjau langsung. Lokasinya memang agak jauh dari jalan utama karena tanahnya sulit, tapi kami akan siapkan peralatan penunjang untuk produksi kakao, termasuk untuk bibitnya,” ujar Alice.

Selain kakao, Distabun juga mengembangkan tanaman kopi robusta seluas lima hektar di Kampung Fotowae Burung serta tanaman pinang di wilayah Potowaiburu. Bibit kopi telah ditanam dan saat ini tinggal memasuki tahap pemeliharaan.

Brida Gandeng Litbang Kompas Kaji Kinerja Pemkab dan Kepuasan Masyarakat

“Kami sudah antar bibit ke sana, sekitar lima hektar di Potowai Buru untuk kopi robusta. Mereka sudah tanam, tinggal pemeliharaannya,” jelasnya.

Untuk mendukung kelompok tani, lanjut Alice, anggaran bantuan telah disiapkan dan akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing kelompok.

Setelah dilakukan penandatanganan, petani dapat langsung mengambil dana tersebut. Pihak dinas juga akan terus melakukan pemantauan guna memastikan keberhasilan bibit kopi yang telah ditanam.

Alice menambahkan, program ini sangat membantu para petani di Mimika. Dengan adanya bantuan, petani tidak hanya menanam di sekitar pekarangan rumah, tetapi juga mulai berinovasi.

“Ini luar biasa untuk petani-petani kita. Mereka hanya menanam di pinggir rumah, tapi sekarang sudah mulai berinovasi. Kami sangat bersemangat dan akan terus mendorong petani di kabupaten ini agar tidak kalah dengan daerah lain,” pungkasnya. (Red)

ASN di Puncak Ditikam OTK, Kapolres Langsung Jenguk Korban

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
× Advertisement
× Advertisement