MIMIKA BERKABAR – Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika memprioritaskan pembangunan rumah petugas kesehatan dia wilayah terpencil sebagai strategi utama dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Rizal Ubra, saat ditemui pada Selasa (3/3/2026) menegaskan bahwa pembangunan dilakukan dalam satu paket lengkap.
“Iya, satu paket. Jadi mulai dari rumah petugas, mebelernya, internetnya, solar cell-nya, sampai sarana air bersihnya. Itu sudah termasuk,” ujarnya.
Menurut Reynold, pembangunan rumah petugas didahulukan agar tenaga kesehatan dapat tinggal di lokasi tugas dan memastikan fasilitas seperti pustu maupun puskesmas dapat berfungsi optimal.
“Kalau bangun pustu tanpa rumah petugas, petugasnya tidak ada. Tapi kalau rumah petugas dibangun, sudah pasti ada yang tinggal dan melayani,” tegasnya.
Selain pembangunan infrastruktur, Dinkes Mimika juga memperkuat strategi layanan jemput bola melalui program Cek Kesehatan Gratis.
Program tersebut dikolaborasikan dengan inovasi daerah seperti Pusjaki (Puskesmas Jalan Kaki) untuk wilayah pesisir dan pegunungan, serta Kakak Sehat (Kunjungan Keluarga Sehat) di wilayah perkotaan dengan sistem kunjungan dari rumah ke rumah.
“Strateginya adalah jemput bola, tidak lagi hanya menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan,” tambahnya.
Ia menyebutkan, kolaborasi program nasional dan daerah tersebut telah menjangkau lebih dari 60 persen masyarakat di Mimika. (red)






















Komentar