MIMIKA BERKABAR – Akses jalan di Kampung Kaugapu, RT 02, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, dilaporkan mengalami kelumpuhan total pada Selasa pagi (24/2/2026).
Hal ini dipicu oleh aksi pemalangan jalan yang dilakukan warga setempat sebagai bentuk protes atas dugaan peracunan hewan peliharaan.
Aksi yang berlangsung secara spontan ini dipicu oleh kemarahan warga setelah menemukan empat ekor anjing milik penduduk setempat mati dalam kondisi mengenaskan.
Diduga kuat, hewan-hewan tersebut menjadi korban peracunan menggunakan potas yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, peristiwa bermula saat warga menemukan bangkai anjing mereka di sekitar lingkungan pemukiman pada pagi hari.
Kematian hewan peliharaan yang terjadi secara bersamaan itu memicu kecurigaan akan adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut.
Tidak terima dengan tindakan tersebut, warga RT 02 Kampung Kaugapu kemudian mengambil langkah dengan memalang jalan utama.
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes dan desakan agar pihak berwenang segera mengidentifikasi serta menindak pelaku.
Menurut sejumlah warga, aksi peracunan ini tidak hanya dimaknai sebagai kehilangan hewan peliharaan, tetapi juga sebagai ancaman terhadap keamanan lingkungan.
Pemalangan jalan dinilai sebagai langkah darurat untuk menarik perhatian pemerintah distrik dan aparat keamanan agar segera turun tangan menyelesaikan persoalan.
Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di sekitar lokasi masih terhambat total. Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pemerintah distrik terkait upaya mediasi guna membuka kembali akses jalan yang diblokade warga.
Masyarakat pengguna jalan yang hendak melintasi kawasan Kampung Kaugapu dihimbau untuk mencari jalur alternatif atau menunda perjalanan hingga situasi dinyatakan kondusif. (Red)





















Komentar