MIMIKA BERKABAR – Kepala Perum Bulog Timika, Dedy Wahyudi, menyampaikan stok beras di wilayah Timika dalam kondisi aman dan mencukupi untuk beberapa bulan ke depan.
Saat ini, ketersediaan beras mencapai sekitar 1.500 ton, dengan tambahan pasokan dari Merauke sebanyak 1.000 ton serta kiriman dari Makassar dan Jawa sekitar 1.500 ton. Total stok diperkirakan bisa mencapai lebih dari 2.000 ton.
“Stok yang ada saat ini sangat cukup, dengan penyaluran rata-rata 300 hingga 400 ton per bulan, sehingga bisa memenuhi kebutuhan masyarakat selama 4 sampai 5 bulan ke depan,” ujar Dedy Jumat (27/3/2026).
Bulog juga menjalankan penyaluran beras SPHP, termasuk untuk kebutuhan TNI dan Polri. Sejak 1 hingga 23 Maret 2026, realisasi penyaluran telah mencapai sekitar 110 ton kepada mitra di Timika.
“Penyaluran terus berjalan dan akan kami tingkatkan sesuai penugasan pemerintah, termasuk melalui pasar murah bersama dinas terkait,” katanya.
Untuk harga, beras SPHP dijual Rp13.500 per kilogram atau Rp67.500 per kemasan 5 kilogram. Dedy memastikan pasokan akan terus ditambah jika diperlukan, dan masyarakat diminta tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras.
“Kami pastikan stok aman dan akan terus kami tambah. Masyarakat tidak perlu cemas karena pasokan dari daerah produsen seperti Merauke, Jawa Timur, dan Sulawesi tetap berjalan,” ujarnya. (Red)
























Komentar