MIMIKA BERKABAR – Pemerintah Kelurahan Koperapoka bersama warga dan para pemangku kepentingan telah menyelesaikan agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan Tahun 2026.
Fokus utama usulan kembali tertuju pada perbaikan dan pembangunan infrastruktur fisik yang dinilai mendesak untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kepala Kelurahan Koperapoka, Frengky Max Dolwala saat ditemui pada, Kamis (5/3/2026), mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima dan merampungkan rekapitulasi usulan dari 13 Rukun Tetangga (RT) yang ada di wilayahnya.
Proses ini melibatkan penjaringan aspirasi dari tingkat bawah hingga siap untuk dibawa ke tingkat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
“Jumlah usulan yang masuk kemarin sebanyak 97 item. Setelah melalui proses pemilahan dan rekapitulasi dari masing-masing RT, kami menyatukan dan memilahnya menjadi 51 usulan prioritas,” ujar Frengky kepada wartawan.
Ia menjelaskan, berkurangnya jumlah usulan dari 97 menjadi 51 adalah proses penggabungan usulan serupa dari berbagai RT.Misalnya, usulan untuk perbaikan jalan. Setiap RT punya usulan jalan masing-masing, sehingga di data awal kelihatan banyak.
Setelah kita gabungkan sesuai skala prioritas dan kebutuhan riil di lapangan, jumlahnya menjadi lebih sedikit namun lebih terfokus,” jelasnya.
Dari 51 usulan yang telah disatukan dan dimasukkan ke dalam sistem SKPD tersebut, infrastruktur fisik masih menjadi program unggulan yang paling diharapkan warga.
Frengky merinci, usulan tersebut mencakup perbaikan dan pembangunan jalan lingkungan, pembenahan drainase untuk mencegah banjir, serta normalisasi sungai yang melintasi wilayah kelurahan.
Selain itu, program prioritas di bidang perumahan dan pembangunan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) juga turut disuarakan untuk menjawab kebutuhan dasar warga akan hunian layak dan sanitasi yang sehat.
Pihak kelurahan berharap besar agar seluruh usulan yang telah melalui proses musrenbang yang matang ini dapat direalisasikan pada Tahun Anggaran 2027 mendatang.
“Harapan kami dari kegiatan Musrenbang ini, seluruh usulan yang merupakan suara warga bisa diakomodir di tahun anggaran 2027. Kami sudah melakukan prosesnya dengan baik,” harap Frengky.
Saat ini, Pemerintah Kelurahan Koperapoka juga tengah fokus melakukan evaluasi dan menunggu realisasi dari hasil Musrenbang tahun 2025 lalu.
Hal ini penting untuk memastikan tidak ada usulan yang sama diajukan berulang kali dan untuk mengecek sejauh mana aspirasi warga tahun sebelumnya telah terpenuhi.
“Kami sambil menunggu apa saja hasil Musrenbang 2025 yang sudah terjawab atau direalisasikan. Agar usulan yang sudah dijalankan tidak diajukan lagi di tahun ini dan di tahun depan. Ini penting untuk efisiensi dan memastikan pemerataan pembangunan,” tutup Frengky.
Dengan rampungnya tahapan Musrenbang di tingkat kelurahan, 51 usulan prioritas warga Koperapoka kini resmi menanti untuk dibahas dan diperjuangkan di tingkat kecamatan dan kota. (Red)
























Komentar