MIMIKABERKABAR.COM– Pemerintah Kabupaten Mimika menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan berbagai program pembangunan di seluruh wilayah, termasuk daerah pedalaman dan pesisir. Bupati Mimika Johannes Rettob menyatakan anggapan bahwa pembangunan berjalan lambat tidak sepenuhnya benar, karena banyak program yang saat ini sedang dikerjakan di tingkat kampung.
Menurut Johannes, capaian realisasi APBD yang hingga Juli 2026 berada di angka 22,27 persen tidak dapat dijadikan satu-satunya indikator keberhasilan pembangunan. Pasalnya, sejumlah kegiatan masih berada pada tahapan administrasi, proses pengadaan, serta pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan secara bertahap.
“Banyak yang menilai pembangunan belum berjalan karena melihat kondisi di dalam kota. Padahal di berbagai kampung saat ini ada banyak pekerjaan yang sedang dilaksanakan dan manfaatnya sudah mulai dirasakan oleh masyarakat setempat,” ujar Johannes Rettob, Rabu (8/7/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah daerah terus menggenjot pembangunan rumah layak huni, penyediaan jaringan air bersih, serta berbagai infrastruktur dasar yang menjadi kebutuhan masyarakat. Program-program tersebut diprioritaskan untuk meningkatkan kualitas hidup warga di seluruh wilayah Kabupaten Mimika.
Di samping pembangunan fisik, Pemkab Mimika juga memberikan perhatian pada sektor kesehatan. Berbagai upaya dilakukan untuk menekan angka stunting sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan melalui puskesmas agar masyarakat memperoleh layanan yang lebih baik.
Johannes mengatakan, setiap program pemerintah selalu dievaluasi agar pelaksanaannya sesuai dengan target yang telah ditetapkan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Setiap kegiatan terus kami pantau dan evaluasi. Jika ada kendala, segera kami tindak lanjuti agar seluruh program dapat berjalan optimal dan memberikan hasil yang maksimal,” katanya.
Ia optimistis seluruh program prioritas pemerintah akan terus bergerak seiring proses pelaksanaan anggaran yang berlangsung hingga akhir tahun.
“Yang paling penting bagi kami adalah memastikan pembangunan tidak berhenti. Pemerintah akan terus bekerja agar manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat Mimika, baik yang tinggal di perkotaan maupun di wilayah kampung,” tutup Johannes.(Red)





















Komentar