MIMIKA BERKABAR.COM– Kepala Kampung Nawaripi yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPC APDESI) Kabupaten Mimika, Norman Ditubun, meminta bantuan material tailing atau pasir sisa tambang kepada PT Freeport Indonesia untuk mendukung pembangunan fasilitas umum dan kawasan permukiman masyarakat di Kampung Nawaripi , Nayaro, dan Koperapoka Permintaan tersebut disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kampung (Musrenbangkam) Kampung Nawaripi yang dilaksanakan pada 15 Januari 2026 dan dihadiri sejumlah OPD, unsur TNI-Polri, Babinsa, serta stakeholder terkait lainnya.
Norman mengatakan, Kampung Nawaripi merupakan salah satu wilayah yang terdampak langsung akibat operasional PT Freeport Indonesia.Menurutnya, kerusakan lingkungan yang terjadi selama ini dirasakan masyarakat, mulai dari lahan, pohon sagu, kayu-kayuan hingga habitat ikan yang menjadi sumber kehidupan warga.
“Kami meminta bantuan pasir tailing dari PT Freeport Indonesia untuk kepentingan pembangunan masyarakat Kampung Nawaripi. Material itu akan digunakan untuk penimbunan lahan dan pembangunan fasilitas kampung,” ujarnya, Jumat (9/5/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah kampung telah menyiapkan sekitar 100 hektare lahan yang sudah dibebaskan dan dilegalkan melalui surat garapan bersama pemerintah distrik pada tahun 2024 untuk pengembangan kawasan permukiman dan fasilitas umum masyarakat.
“Kami sudah membangun beberapa unit rumah melalui dana desa dan telah diresmikan oleh Bupati Mimika. Tahun ini juga direncanakan ada tambahan 10 unit rumah lagi untuk masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, jika material tailing terus dibiarkan menumpuk, maka berpotensi menimbulkan dampak lingkungan yang lebih besar di wilayah sekitar, termasuk Kampung Nawaripi dan Nayaro,
Selain untuk pembangunan kampung, bantuan pasir tailing itu juga diharapkan dapat membuka peluang pemberdayaan ekonomi bagi pemuda kampung melalui usaha pembuatan batako, paving block, dan berbagai pekerjaan konstruksi lainnya.
Norman menyebutkan, surat permohonan bantuan tersebut telah disampaikan kepada PT Freeport Indonesia dengan tembusan kepada Bupati Mimika, Forkopimda, DPRK Mimika, dan pihak terkait lainnya.
Saat Musrenbang Kampung Nawaripi pada 15 Januari 2026, PT Freeport Indonesia juga turut diundang dan diwakili oleh Godlief Ibo selaku Community Liaison Officer (CLO).
“Kami berharap ada dukungan dari semua pihak agar masyarakat Nawaripi yang terdampak langsung ini bisa memanfaatkan material tersebut untuk pembangunan kampung dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(Red)




















Komentar