MIMIKA BERKABAR – Kawasan Mile 50, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menjadi lokasi pertempuran singkat antara aparat dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) pada Rabu (11/3/2026). Serangan mendadak itu mengakibatkan satu personel TNI AD gugur di tempat.
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto, membenarkan peristiwa berdarah tersebut. Insiden bermula saat anggota Koramil 1710-04/ Tembagapura tengah menjalankan aktivitas pengamanan di wilayah rawan tersebut.
“Kontak senjata dengan pelaku terjadi di titik Kilometer 50. Korban telah dievakuasi dan saat ini seluruhnya mendapat perawatan intensif,” ujar Tri dalam keterangan resmi yang diterima media, Rabu malam.
Dari laporan sementara, Serka AC dinyatakan gugur usai terkena tembakan lawan. Sementara itu, Sertu H mengalami cedera di bagian wajah dengan keluarnya darah dari hidung. Seorang warga berinisial HR turut menjadi korban luka tembak dan hingga kini masih menjalani perawatan di fasilitas kesehatan setempat.
Pasca insiden, aparat gabungan langsung melancarkan operasi pengejaran terhadap gerombolan bersenjata yang disebut-sebut melarikan diri ke arah barat dari lokasi kejadian.
“Kami tidak akan memberi ruang bagi kelompok perusuh. Stabilitas keamanan di wilayah ini merupakan prioritas,” tegas Tri.
Dia menambahkan, TNI bersama aparat keamanan lainnya akan memperketat patroli serta pengawasan di sekitar area vital nasional, terutama di koridor rawan penyergapan seperti Tembagapura.
Masyarakat dan pekerja dihimbau tetap tenang dan melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan. (red)





















Komentar