Advertisement
Kabar Kota
Home » Tahun Ini, DP3AP2KB Mimika Siapkan 20 Box Jualan untuk Mama-Mama OAP

Tahun Ini, DP3AP2KB Mimika Siapkan 20 Box Jualan untuk Mama-Mama OAP

MIMIKABERKABAR.COM — Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika pada 2026 kembali menyiapkan 20 box jualan untuk mama-mama Orang Asli Papua (OAP) melalui program pemberdayaan ekonomi perempuan.

Kepala DP3AP2KB Mimika, Yohana Arwam, mengatakan bantuan tersebut merupakan kelanjutan dari program yang telah dilaksanakan pada 2025.

Tahun lalu, pihaknya telah memberikan 15 box jualan kepada mama-mama OAP.Menurut Yohana, bantuan box jualan tersebut diberikan sebagai sarana bagi mama-mama OAP untuk mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.

Box jualan yang diberikan tidak hanya diperuntukkan untuk menjual pinang, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk menjual berbagai hasil usaha, seperti hasil alam, pangan maupun hasil laut.

“Bukan hanya jual pinang saja, apa pun yang mereka hasilkan bisa dijual di situ,” ujar Yohana.

Brida Gandeng Litbang Kompas Kaji Kinerja Pemkab dan Kepuasan Masyarakat

Namun, Yohana mengakui masih terdapat beberapa penerima bantuan tahun sebelumnya yang belum memanfaatkan box jualan karena terkendala modal usaha.

Ia menjelaskan, DP3AP2KB hanya memiliki kewenangan memberikan bantuan berupa box jualan dan tidak dapat menyediakan modal usaha karena permodalan bukan menjadi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) instansinya.

“Kalau untuk modal jualan itu beda, bukan tupoksi kami. Program ini kami kolaborasikan dengan OPD lain agar bantuan yang diberikan bisa saling melengkapi,” jelasnya.

DP3AP2KB berharap dukungan dari organisasi perangkat daerah terkait dapat memperkuat program tersebut, terutama dalam membantu penerima yang masih mengalami kendala dalam menjalankan usaha.(Red)

ASN di Puncak Ditikam OTK, Kapolres Langsung Jenguk Korban

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
× Advertisement
× Advertisement